Kementerian HAM Dukung Potongan Aplikator Ojol Maksimal 8 Persen
Kementerian HAM mendukung potongan aplikator ojol maksimal 8 persen demi perlindungan pekerja digital dan keadilan ekonomi platform.
Cawapres 02 Sandiaga Salahudin Uno bersama istri Nur Asia menyapa para wartawan setibanya di lokasi debat kelima Pilpres 2019, di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (13/4/2019)./Antara-Rivan Awal Lingga
Harianjogja.com, JAKARTA -- Prabowo Subianto dua kali menyampaikan pidato setelah pemungutan suara Rabu (17/4/2019) tanpa kehadiran Sandiaga Uno. Sandi bahkan tak tampak saat Prabowo merasa memenangi Pilpres dan sujud syukur di depan pendukungnya.
Tim Sukses Sandiaga, Yuga Aden, mengaku sang cawapres sakit sehingga tak bisa muncul ke hadapan publik. Menurut dia, Sandiaga tak henti-hentinya cegukan.
"Sejak sore, Pak Sandiaga tidak enak badan. Sampai sekarang dia cegukan terus menerus, tak putus-putus. Akhirnya dia beristirahat di dalam kediaman Pak Prabowo [Jl Kertanegara]," kata Yuga Aden, dilansir Suara.com.
Dia menuturkan Prabowo juga sempat mengkhawatirkan kondisi kesehatan Sandiaga Uno. Bahkan, Prabowo secara khusus mempertanyakan kesehatan sang cawapres.
"Pak Prabowo tadi bertanya ke Bang Sandi, ‘are you okay mister vice presiden?’ begitu. Jadi, sampai saat ini Bang Sandi masih sakit," tegasnya.
Diberitakan Solopos.com sebelumnya, Rabu malam ini, Prabowo Subianto di luar dugaan menyampaikan pidato yang mengklaim dirinya memenangi Pilpres 2019. Bahkan dalam pidatonya, Prabowo mengklaim dirinya dan Sandiaga Uno sudah unggul telak hingga 62%.
"Berdasarkan real count dari 232.000 TPS atau 40%, kita sudah unggul sekitar 62% dan saya sudah meyakinkan dengan ahli statistik," kata Prabowo kepada pendukungnya yang berkumpul di depan rumahnya, Jl Kertanegara, Jakarta, Rabu malam, yang disiarkan secara live oleh TVRI.
Prabowo menutup pidato itu dengan ucapan takbir tiga kali. "Allahu akba, Allahu akbar, Allahu akbar, merdeka, merdeka, merdeka. Indonesia, Indonesia, Indonesia. Terima kasih," katanya. Lalu dia melakukan sujud syukur di depan para pendukungnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Kementerian HAM mendukung potongan aplikator ojol maksimal 8 persen demi perlindungan pekerja digital dan keadilan ekonomi platform.
Bedah buku berjudul Budidaya Bawang Merah Asal Biji digelar di Padukuhan Dayakan 2, Kalurahan Kemiri, Kapanewon Tanjungsari, Gunungkidul, Rabu (20/5).
Katarak kini banyak menyerang usia muda. Faktor diabetes dan paparan UV jadi penyebab utama, kenali gejala sejak dini.
Garebeg Besar 2026 di Keraton Jogja digelar tanpa kirab prajurit. Prosesi tetap sakral meski format disederhanakan.
Jadwal KRL Jogja–Solo terbaru 2026 lengkap dari Tugu ke Palur. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat, praktis, dan hemat.
DPRD Bantul dukung penataan guru honorer jadi PPPK. Pemkab setop rekrutmen honorer baru hingga 2026.