Top 7 News Harianjogja.com Rabu 13 September 2023
Selamat pagi, semangat menjalani hari. Izin kirim kabar dari Bumi Mataram Ngayogyakarta Hadiningrat, heritage-nya Indonesia, rumahnya start up.
Gempa di Sulteng./Harian Jogja-Istimewa
Harianjogja.com, BANGGAI KEPULAUAN--Gempa bumi kembali mengguncang Sulawesi Tengah. Kali ini, gempa berkekuatan 6,9 Skala Richter mengguncang beberapa wilayah di Sulawesi Tengah seperti Banggai Kepulauan, Luwuk, dan Morowali.
Gempa pertama kali melanda wilayah Banggai Kepulauan pada Jumat (12/4/2019) pukul 18:40 WIB. Gempa berpusat di 85 kilometer Barat Daya Banggai Kepulauan dan berkedalaman 10 kilometer.
Kepala Humas dan Pusat Data dan Informasi BNPB, Sutopo Purwo Nugroho menyebutkan bahwa gempa tersebut dirasakan tidak hanya oleh penduduk Kabupaten Banggai Kepulauan. “Gempa terasa kuat di Kota Palu sekitar enam detik. Masyarakat panik dan keluar dari rumah. Gempa teras kuat di Kab. Luwu Timur sekitar empat detik. Gempa berpotensi tsunami Kab. Morowali, [belum bisa dikontak],” tulis Sutopo dalam keterangannya kepada media, Sabtu (13/4/2019).
Sutopo juga mengimbau kepada pemerintah provinsi, kabupaten, atau kota yang berada dalam status waspada supaya memperhatikan dan mengarahkan masyarakat supaya menjauhi pantai dan sungai.
Masyarakat yang terdampak gempa, salah satunya yang tinggal di Kota Luwuk, berhamburan memenuhi jalan dalam keadaan panik. Mereka berusaha menyelamatkan diri setelah mendengar kabar air yang mulai naik. Hal ini disampaikan langsung oleh relawan ACT yang berada di Luwuk, Mohamad Iqbal Rasyid.
Di lokasi kejadian, Iqbal melaporkan bahwa kabar tsunami yang beredar belum dapat dipastikan kebenarannya. “Hingga saat ini belum terjadi tsunami. Hanya saja, info yang beredar bahwa di salah satu kecamatan di Kabupaten Banggai Kepulauan sudah terjadi tsunami. Tetapi info itu belum kredibel,” kata Iqbal, Jumat (12/4).
Setelah sebelumnya gempa dinyatakan berpotensi tsunami, BMKG menyatakan peringatan dini tsunami telah berakhir pada pukul 19:47. "Peringatan dini tsunami yang disebabkan oleh gempa mag: 6.9, tanggal: 12-Apr-19 18:40:49 WIB, dinyatakan telah berakhir," tulis BMKG melalui akun Twitternya.
Situs BMKG mencatat bahwa setelah gempa pertama yang terjadi pukul 18:40, gempa susulan mengguncang dengan kekuatan 5,0 SR pada pukul 19:03 WIB dengan pusat gempa terletak 98 km Barat Daya Banggai Kepulauan, serta pada pukul 19:12 WIB dengan kekuatan 5,2 SR dengan pusat gempa terletak 84 km Barat Daya Banggai Kepulauan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Selamat pagi, semangat menjalani hari. Izin kirim kabar dari Bumi Mataram Ngayogyakarta Hadiningrat, heritage-nya Indonesia, rumahnya start up.
Persis Solo terdegradasi ke Liga 2 meski menang 3-1. Suporter kecewa, Wali Kota Solo minta tim segera bangkit.
Persib Bandung resmi juara Super League dan cetak hattrick. Bobotoh rayakan kemenangan meriah di Stadion GBLA.
Dua pria ditangkap usai diduga tabrak lari di Solo. Mobil menabrak tiang dan pohon, pelaku sempat diamuk massa.
Lima dosen UPN Jogja disanksi setelah terbukti lakukan pelecehan verbal. Kampus tegaskan komitmen lingkungan bebas kekerasan.
Pemerintah bongkar mafia pangan, dari beras oplosan hingga pupuk palsu. Kerugian rakyat ditaksir puluhan triliun rupiah.