Penjualan Mitsubishi Triton Anjlok, Apakah Dampak Pasokan Semikonduktor?
Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), kendaraan kabin ganda keluaran Mitsubishi pada Juni hanya terjual 9 unit.
Calon Presiden nomer urut 02 Prabowo Subianto menyampaikan orasi politiknya di hadapan pendukung dan simpatisan yang memadati pelataran Benteng Kuto Besak Palembang pada Kampanye akbar, di Palembang, Sumsel, Selasa (9/4/2019)./ANTARA-Feny Selly
Harianjogja.com, JAKARTA — Fakta di lapangan menjadi alasan utama Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi tidak percaya dengan hasil survei nasional yang selalu mengalahkan jagoannya. Kenyataan di lapangan saat kampanye, antusiasme masyarakat selalu tinggi.
Direktur Kampanye Badan Pemenangan Nasional (BPN) Sugiono mengatakan bahwa tidak masuk akal jika hasil survei kalah tapi masyarakat selalu membludak ketika Prabowo atau Sandi safari politik.
“Saya kira hasil ini bertentangan dengan logika,” katanya di Jakarta, Rabu (10/4/2019).
Sugiono menjelaskan bahwa alasan timnya tidak memercayai survei nasional karena pada pemilihan kepala daerah (pilkada) tahun lalu hasilnya jauh meleset.
Pada pilkada tahun lalu di Jakarta contohnya. Hasil survei beberapa lembaga survei menempatkan pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno pada kisaran 47 persen. Akan tetapi hasil hitung resmi adalah 57,9 persen.
Jawa Barat demikian. Pasangan Sudrajat-Ahmad Syaikhu memiliki elektabilitas di bawah 10 persen. Saat penghitungan resmi, mereka memperoleh 28,7 persen.
Sementara Jawa Tengah pasangan Sudirman Said-Ida Fauziah memiliki popularitas antara 13-22 persen. Hasilnya, mereka dapat 41,2 persen.
Kini, hasil beberapa lembaga merilis Prabowo-Sandi kalah terpaut sekitar 10 persen. Padahal, berdasarkan kajian internal, pasangan nomor urut 02 ini berada pada 62 persen sementara lawannya 32 persen.
“Namun kita juga harus jaga bahwa suara rakyat yang kita tangkap bisa dijaga dan apa yang jadi amanat, jadi janji kampanye yang akan kita tunaikan,” jelas Sugiono.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), kendaraan kabin ganda keluaran Mitsubishi pada Juni hanya terjual 9 unit.
Satpol PP Solo bersama tim gabungan menertibkan penjual miras ilegal dan menyita 34 botol minuman beralkohol tak sesuai izin.
PSIM Jogja kalah 1-3 dari Arema FC di Super League 2025/2026. Van Gastel soroti start buruk dan kesalahan individu pemain.
Kominfo menjelaskan tiga peran orangtua dalam melindungi anak di ruang digital sesuai PP Tunas 2025 untuk menciptakan internet aman.
-Pendampingan yang dilakukan Astra Honda Motor terhadap Desa Wisata Krebet, Kalurahan Sendangsari, Kapanewon Pajangan, Bantul mulai menunjukkan dampak
BGN menegaskan Program Makan Bergizi Gratis tidak membagikan susu formula untuk bayi usia 0-6 bulan dan tetap mengutamakan ASI eksklusif.