Dugaan Love Scamming di Semarang, 4 WNA China Ditangkap
Imigrasi Semarang mengungkap dugaan love scamming internasional. Empat WN China diamankan bersama ratusan ponsel dan perangkat elektronik.
Harianjogja.com, JAKARTA--Kasus penganiayaan terhadap Audrey, siswi SMP di Pontianak menyita perhatian publik figur Tanah Air, salah satunya vokalis band Seventeen, Ifan.
Ifan sengaja menjenguk Audrey di rumah sakit tempatnya dirawat di Promedika Pontianak. Dia membagikan momen dirinya berkunjung ke rumah sakit, dengan foto Audrey tidak diburamkan.
Hal itu menurut Ifan merupakan permintan Audrey sendiri karena dia ingin agar semua orang tahu dirinya kuat menghadapi musibah itu.
"Audrey cantik Audrey manis anak baek anak sholehah InsyaAllah @niggaaarey yang kuat ye nong, jadikan pembele buat kawan2 seumuran audrey yang laen, bukan hanye di Pontianak, tapi di seluruh Indonesia. Biar tak ade lagi yang namenye bullying, apelagi sampe maen fisik," tulisnya.
Ifan juga berjanji akan membantu Audrey menghukum para pelaku dengan hukuman yang adil.
"InsyaAllah om Ifan bantu buat kakak-kakak yang nakal ke Audrey, biar mendapatkan hukuman yang seadil-adilnye. Nb: Audrey yang meminta agar mukanya tidak diblurkan, Audrey pengen semua orang tau kalo Audrey kuat, MasyaAllah barakallah Audrey anak cantik jadi pembela buat anak2 yang lain," tulisnya lagi.
Unggahan itu mendapatkan tanggapan dari selebriti lainnya seperti Teuku Wisnu dan Arie K Untung.
@Teukuwisnu : Bismillah semoga Allah selalu beri kesehatan kepada Audrey. Bro Salam utk Audrey dan keluarga ya bro
Berita pengeroyokan seorang siswi berusia 14 tahun menjadi viral di media sosial twitter setelah akun @syarifahmelinda membuat thread terkait kekerasan yang diterima Audrey dari 12 orang pelajar SMA di Pontianak, Kalimantan Barat.
Akun tersebut menulis bahwa pemicu kekerasan ini berkaitan dengan hubungan asmara antara salah seorang pelaku dengan kakak korban.
“Masalah ini dipicu dari saling sindir di whatsapp terkait hubungan asmara antara salah satu pelaku Da (siswi SMAN 4 Pontianak) sekaligus kekasih mantan kakak korban, Po [siswi SMAN 2 Pontianak]. kejadian ini bermula pada 29 Maret 2019 kemarin,” tulis akun @syarifahmelinda tersebut pada Minggu (7/4/2019).
Dalam thread juga diceritakan kalau korban mengalami trauma akibat kekerasan yang dialaminya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Imigrasi Semarang mengungkap dugaan love scamming internasional. Empat WN China diamankan bersama ratusan ponsel dan perangkat elektronik.
Sebanyak 113 SPPG di Bantul telah beroperasi untuk program MBG, sementara 22 unit lainnya masih belum berjalan karena berbagai kendala.
Lebih dari 40.000 kepesertaan BPJS Kesehatan di Gunungkidul kembali aktif setelah penonaktifan PBI akibat penerapan DTSEN.
Polresta Jogja menetapkan lima tersangka baru kasus Little Aresha Daycare. Total tersangka kini mencapai 32 orang dengan 157 anak menjadi korban.
Ekonom menilai penunjukan Destry Damayanti sebagai Pjs. Gubernur BI mampu menjaga kepercayaan pasar selama masa transisi kepemimpinan.
BPBD Sleman mengirim empat tangki air bersih untuk 63 KK di Moyudan yang terdampak gangguan pasokan air selama musim kemarau.