Marc Marquez Dibayangi Kutukan Mandalika Jelang GP Indonesia
Marc Marquez menghadapi GP Indonesia 2026 dengan bayang-bayang kutukan Mandalika dan persaingan ketat perebutan gelar juara dunia MotoGP.
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi V DPR di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (3/9/2018)./Antara-Hafidz Mubarak A
Harianjogja.com, LAHAT--Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memberikan respons atas permintaan maaf yang dilontarkan maskapai perusahaan penerbangan Amerika Serikat, Boeing atas jatuhnya pesawat Ethiopians Airlines dan Lion Air di perairan Kawarang beberapa waktu lalu.
Budi mengatakan, jika berdasarkan dari permintaan maaf tersebut, kesalahan bukan berasal dari maskapai penerbangan, melainkan dari pesawatnya. Pasca-permintaan maaf itu pula, Kemenhub tetap akan melakukan tindaklanjut.
"Ini sebuah value bagi keselamatan penebangan di Indonesia. Negara bisa menyakinkan, jika maskapai penerbangan di Indonesia sudah cukup baik untuk perkembangan transportasi publik, khususnya dunia penerbangan," ujar Budi saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Lahat, Sumsel, Sabtu (06/04/2019).
Termasuk dengan dikeluarkannya larangan untuk terbang bagi maskapai bersangkutan, menurut Budi belum perlu dilakukan. Ia menyatakan, harus menunggu sistem yang nantinya akan dikeluarkan oleh perusahaan Boeing itu sendiri.
"Kalau memang nantinya ada ujicoba, seperti apa. Atau ada rekomendasi apa yang harus dikeluarkan oleh otoritas penerbangan. Baru akan kita lakukan tindakan. Jadi, larangan (terbang) itu belum perlu rasanya," kata dia.
Menurutnya, setelah permintaan tersebut, pihaknya akan meminta penjelasan secara rinci mengenai prosedur terkait masalah yang terjadi.
"Kalau memang ada software yang harus diganti, seperti apa. Begitu pula, jika ada hardware yang harus diubah, juga seperti apa mekanismenya," ujar dia.
ntuk diketahui, pihak Boeing menyatakan permintaan maafnya atas dua kecelakaan fatal pesawat 737 Max yang menewaskan sekitar 350 orang. Permintaan maaf ini disampaikan Pimpinan CEO Boeing, Dennis Muilenburg beberapa jam setelah temuan awal dari pemerintah Ethiopia yang memberikan sejumlah bukti baru kasus kecelakaan Boeing.
Sebagaimana ditulis Bussines Insider, Muilenburg mengatakan, pihak Boeing menyesal atas nyawa yang hilang dan menyesali tragedi yang terus membebani hati dan pikiran.
Permintaan maaf yang disampaikan pada Kamis (4/4/2019) ini merupakan tanggapan Boeing atas temuan awal penyelidikan pemerintah Ethiopia. Ethiopian Civil Aviation Authority merilis satu laporan investigasi yang menemukan bagaimana sistem anti-kios otomatis MCAS (MCAS automated anti-stall system) dalam pesawat diketahui telah menekan secara paksa hidung pesawat turun yang kemudian menyebabkan kecelakaan terjadi.
Boeing mengkonfirmasi pada hari Rabu (3/4/2019) bahwa sensor yang salah memicu sistem MCAS tersebut. Masalah yang sama juga teridentifikasi dalam laporan investigasi awal tentang kecelakaan Lion Air. Boeing mengaku, masalah perangkat lunak adalah faktor utama yang menyebabkan kecelakaan Lion Air dan Ethiopian Airlines.
Muilenburg juga mengatakan perusahaan telah bekerja untuk memastikan adanya pembaruan peranti lunaknya. Ia juga mengungkapkan hasil investigasi awal soal penyebab jatuhnya 2 pesawat 737 Max 8.
Dalam dua kecelakaan itu, Sistem Augmentasi Karakteristik Manuver, atau Manuevering Characteristics Augmentation System (MCAS), dicurigai salah membaca kondisi pesawat. Kesalahan sistem MCAS membaca sudut ketinggian 737 MAX melalui sensor yang dipasang di hidung pesawat diduga menyebabkan Lion Air Flight 610 and Ethiopian Airlines Flight 302 bergerak menukik.
Seharusnya, sistem MCAS bekerja menyeimbangkan sudut pesawat jika moncongnya terlalu tinggi. Jika moncong pesawat melayang terlalu jauh ke atas, sistem itu memanipulasi ekor untuk menjaga level pesawat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Marc Marquez menghadapi GP Indonesia 2026 dengan bayang-bayang kutukan Mandalika dan persaingan ketat perebutan gelar juara dunia MotoGP.
UMKM Keparakan didorong memperkuat higienitas produk agar mampu meningkatkan kepercayaan konsumen dan membidik wisatawan.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo 1 Oktober 2026 tersedia 10 perjalanan. Cek jam keberangkatan dari Jogja dan Kutoarjo.
Dua anak perempuan diduga diculik saat hendak les di Menceng, Kalideres. Keduanya ditemukan terpisah dan kalung emas diduga dirampas.
Jadwal KA Bandara YIA Kamis 1 Oktober 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap di sini.
Jadwal SIM Keliling Jogja Oktober 2026 tersedia di sejumlah lokasi. Simak jam layanan dan syarat perpanjangan SIM A serta SIM C.