Bangunan Setara Apartemen di Lapas Cibinong Disebut Tak Pakai APBN
Imipas menyebut fasilitas “apartemen” di Lapas Cibinong tak tercatat sebagai BMN dan pembangunannya tidak menggunakan APBN.
Ilustrasi penangkapan/Harian Jogja-Gigih M Hanafi
Harianjogja.com, PEKANBARU--Satuan Reserse Narkoba Kepolisian Resor Rokan Hilir, Provinsi Riau, menangkap sepasang kekasih berinisial MW alias Efendi dan NS alias Utami serta menyita 40 kilogram ganja kering asal Provinsi Nangroe Aceh Darussalam dari tangan mereka.
"Total 40 paket besar yang dibungkus plastik cokelat berisi daun ganja kering kita sita. Pengakuan tersangka dibawa dari Aceh untuk diedarkan di Riau," kata Kepala Satresnarkoba Polres Rokan Hilir AKP Herman Pelani di Pekanbaru, Jumat (5/4/2019).
Selain itu, Herman juga mengatakan jajarannya turut menyita satu unit mobil minibus Daihatsu Xenia dalam pengungkapan yang dilakukan di Kecamatan Bangko Pusako, Rokan Hilir pada Kamis kemarin (4/4/2019).
Ia menjelaskan seluruh barang bukti tersebut disita dari kedua tersangka yang tengah dimabuk asmara tersebut setelah menerima informasi rencana pengiriman narkoba jenis tanaman dalam jumlah besar dari Aceh via Sumatera Utara dan menuju ke Kabupaten Rokan Hilir.
Berdasarkan informasi tersebut, jajarannya melakukan serangkaian penyelidikan dan pemetaan di lapangan. Selain itu, dia juga memerintahkan kepada sejumlah anggotanya untuk melakukan penyamaran.
Setelah beberapa jam di lapangan, Polisi menemukan mobil yang dari informasi awak disebutkan berisi 40 kilogram ganja tersebut. Mobil itu kemudian berhenti di pinggir Jalan Antara. "Dari pengamatan, ciri-ciri orang dan mobil yang mereka gunakan sama dengan informasi yang kami peroleh," kata mantan Kasat Reserse Narkoba Polres Siak itu.
Di dalam mobil terdapat empat orang, termasuk pasangan kekasih tersebut. Saat transaksi dilakukan, dua orang laki-laki lainnya merasa curiga dan melarikan diri, sementara pasangan itu tak berkutik ketika dilakukan penyergapan.
Dari keterangan kedua tersangka, barang bukti ganja tidak langsung mereka simpan di dalam mobil, namun ditempatkan di suatu lokasi. Dari keterangan keduanya pula polisi berhasil menemukan barang bukti tersebut di lokasi tidak jauh penyergapan.
Untuk saat ini, sepasang kekasih itu terpaksa menjalani hubungan mereka dibalik jeruji besi Mapolres Rokan Hilir atas perbuatan yang mereka lakukan. "Kami sedang melakukan penyidikan lebih lanjut untuk mengungkap peredaran ganja ini. Begitu juga dengan dua rekan mereka yang melarikan diri sudah ditetapkan DPO dan diburu," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Imipas menyebut fasilitas “apartemen” di Lapas Cibinong tak tercatat sebagai BMN dan pembangunannya tidak menggunakan APBN.
Pedagang pasar Jogja menghadapi tekanan daya beli dan pedagang keliling. Disdag menyiapkan event, keringanan retribusi hingga live selling.
KPK menyebut Ombudsman dapat melaporkan dugaan pungli di lapas dan rutan jika data lengkap, termasuk temuan di Cibinong dan Pondok Bambu.
Kementan menargetkan tambahan 600.000 sapi perah hingga 2029 untuk memperkuat produksi susu lokal dan menekan ketergantungan impor.
Partai Gema Bangsa bersilaturahmi ke PP Muhammadiyah di Jogja membahas desentralisasi politik dan target Pemilu 2029.
Dugaan politik uang muncul di Pilur Panggungharjo. Calon lurah melapor, sementara panitia mengingatkan fakta integritas dan mekanisme penanganan.