Pengamat UI Minta RI Kurangi Ketergantungan Energi Impor
Pengamat UI Muhammad Syaroni Rofii mendorong pemerintah memperkuat sektor energi dan mengurangi ketergantungan impor di tengah geopolitik global.
Juru bicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Andy Budiman di Semarang, Jawa Tengah, Minggu (31/3/2019). /Ist-Suara.com.
Harianjogja.com, JAKARTA--Partai Solidaritas Indonesia (PSI) tidak membantah disebut lembaga survei politik Centre For Strategic and Internasional Studies (CSIS) sebagai partai pendatang baru dengan elektabiltas nol koma pada ambang batas parlemen.
Juru bicara DPP PSI Andy Budiman mengaku tidak mempermasalahkan atas hasil survei tersebut. Hasil tersebut baginya sebagai bahan masukan untuk bekerja lebih keras lagi disisa pengunjung mendekati Pemilu 2019.
"Kami tidak akan bantah itu, kita juga tahu ada sejumlah lembaga survei yang angkanya berbeda-beda kisarannya, ada yang bilang kami 1,4 persen,1,5; 3,7; 4,3 dan sebagainya," kata Andy Budiman usai pembekalan kader PSI Jateng di Semarang, Minggu (31/3/2019).
Namun demikian, pihaknya menggarisbawahi, jika dalam survei ada ketentuan margin of error, yang bisa jadi menyebabkan elektabilitas bisa naik atau turun sesuai persentasenya.
"Margin of error rata-rata kisaran dua sampai persen, bisa jadi akan naik empat persen dari yang sudah ada sekarang, kita enggak tahu, bagi kami survei itu untuk memicu kerja keras dan tidak menyurutkan kami," katanya.
Andy juga meyakini, jika PSI masih lebih baik elektabiltasnya dibanding tiga partai pendatang baru lainnya seperti Perindo, Berkarya dan Garuda.
"Saya cukup yakin kita akan leading di antara partai baru lainnya. Kalau kita lihat PSI adalah partai yang paling jelas warnanya, visinya, cita-cita. Sementara, dengan segala hormat, dari tiga teman partai baru, sejauh ini saya belum melihat visi yang jelas, sifatnya hanya normatif," jelasnya.
Karenanya, Andy mengklaim kehadiran PSI masih lebih mudah diterima oleh publik sebagai partai pendatang baru. "Apalagi para caleg PSI, yang daftar berkualitas, bermacam-macam ada Dini Purwono dari Jateng, Surya Chandra di Jatim, dia mendapat sebagai lima caleg rekomendasi Tempo, saya juga dari jurnalis," katanya.
Sebelumnya, CSIS merilis hasil survei elektabilitas partai politik pada Kamis (28/3/2019) lalu. Hasilnya, sebanyak sembilan partai memiliki elektabilitas di bawah ambang batas parlemen sebesar 4 persen.
Disebut ada Hanura 0,8%, PSI 0,5%, PBB 0,4%, PKPI 0,2%, Garuda 0,1% dan Berkarya 0,1%. Empat partai lain yang diprediksi masuk di parlemen dengan elektabilitas di atas 4% yakni PKB 7%, Demokrat 5,5%, PKS 4,6% dan Nasdem 4,3%.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Pengamat UI Muhammad Syaroni Rofii mendorong pemerintah memperkuat sektor energi dan mengurangi ketergantungan impor di tengah geopolitik global.
Cek rute Trans Jogja aktif dan tarif terbaru 2026. Pembayaran bisa memakai QRIS, GoPay, kartu elektronik, hingga kartu pelajar.
Jadwal DAMRI Bandara YIA Minggu 16 Agustus 2026 lengkap dengan rute ke Sleman, Kota Jogja, Gamping, Condongcatur, dan tarif Rp80.000.
Jadwal KA Bandara YIA Jogja hari ini lengkap reguler dan Xpress. Cek jam berangkat agar tak ketinggalan pesawat.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Minggu 16 Agustus 2026 lengkap dari Stasiun Tugu Yogyakarta dan Kutoarjo. Simak jam keberangkatan terbaru.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 10 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jam keberangkatan, stasiun tujuan, dan tarif Rp8.000.