Bicara Soal Pertumbuhan Ekonomi Indonesia, Prabowo: 5% Ndasmu

Yodie Hardiyan
Yodie Hardiyan Minggu, 31 Maret 2019 13:57 WIB
Bicara Soal Pertumbuhan Ekonomi Indonesia, Prabowo: 5% Ndasmu

Calon presiden Joko Widodo atau Jokowi makan siang di restoran padang di Jakarta sebelum debat capres keempat Sabtu (30/3/2019). (Dok. Biro Pers Istana)

Solopos.com, JAKARTA -- Calon presiden nomor 02 Prabowo Subianto menilai pertumbuhan ekonomi Indonesia tidak dirasakan oleh warga. Harga-harga kebutuhan pokok juga disebutnya tidak terjangkau.

Dalam sebuah kampanye terbuka di Bogor, Jawa Barat, Jumat (29/3/2019), Prabowo bahkan sempat melontarkan pernyataan dalam bahasa Jawa yang relatif kasar, yaitu "5 persen ndasmu". Kata "ndasmu" berarti kepalamu.

Seperti diketahui, pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,17% pada 2018; 5,07% pada 2017; 5,05% pada 2016; dan 4,88% pada 2015. Angka 5% yang disebut oleh Prabowo merupakan angka pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Ditanya soal pernyataan Prabowo tersebut, Jokowi mengatakan Indonesia berada di peringkat ketiga dalam hal pertumbuhan ekonomi di antara negara-negara G20. "Di G20, [pertumbuhan ekonomi Indonesia] nomor tiga loh ya," kata Jokowi seusai makan siang bersama keluarga di Restoran Garuda, Jl Sabang, Jakarta.

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi negara-negara lain anggota  G20 turun, namun Indonesia bisa bertahan dan naik sedikit demi sedikit. Jokowi mengatakan peningkatan tersebut merupakan hasil dari apa yang dikerjakan oleh pemerintah.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Bisnis/JIBI/Solopos

Share

Bernadheta Dian Saraswati
Bernadheta Dian Saraswati Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online