Udara Jakarta Tak Sehat, Warga Diimbau Pakai Masker
Kualitas udara Jakarta Sabtu pagi berada di AQI 113 dan masuk kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif.
Ilustrasi demokrasi./nigerianeye.com
Harianjogja.com, ALJAZAIR--Ratusan ribu pengunjuk rasa berpawai di Aljazair pada Jumat (29/3/2019) keenam berturut-turut guna menuntut pengunduran Presiden Abdelaziz Bouteflika beberapa hari setelah militer negara itu menyeru agar dia mengundurkan diri.
Sejumlah pengunjuk rasa yang berjoget membunyikan klakson dan meneriakkan slogan-slogan kebebasan selain menyeru seluruh elit politik untuk lengser, dengan menyatakan bahwa sementara mereka menentang Bouteflika, mereka juga menolak campur tangan militer dalam kehidupan politik sipil.
"Tekanan-tekanan jalanan akan terus berlanjut sampai sistem itu tak lagi dipakai," kata Mohamed Djemai, 25, seperti dilansir dari Reuters.
Sementara ratusan polisi antihuru-hara berjaga-jaga dan helikopter-helikopter terbang di atas mereka. "Kami hanya punya satu kata hari ini, seluruh geng harus segera pergi, permainan sudah tamat", kata Ali, seorang pedagang, sementara para pengunjuk rasa lain meneriakkan kalimat rakyat ingin kejatuhan rezim itu.
Di tengah-tengah aksi protes itu, keluarga-keluarga yang berdiri di balkon di atas jalan-jalan menyambut gembira peserta pawai, yang membagi kurma dan air dan membawa es krim dari penjual-penjual di tepi jalan.
Kepala Staf Angkatan Darat Letnan Jenderal Ahmed Gaed Salah, pada Selasa meminta dewan konstitusi membuat undang-undang sebagai landasan apakah presiden yang sudah berusia 82 tahun dan sakit-sakitan itu masih layak duduk di kursi kekuasaan.
Langkah itu menambah tekanan terhadap Bouteflika, yang telah gagal menenangkan rakyat Aljazair dengan membatalkan keputusan berkuasa lagi untuk masa jabatan kelima.
Para sekutu kunci telah meninggalkan presiden itu, yang sudah jarang tampil di depan umum sejak menderita stroke tahun 2013 dan sekarang menghadapi krisis paling terbesar dari kekuasaannya yang berlangsung 20 tahun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Kualitas udara Jakarta Sabtu pagi berada di AQI 113 dan masuk kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif.
DPRD DIY menyoroti anggaran logistik bencana BPBD yang hanya Rp53 juta dan mendorong tambahan dana untuk penanganan bencana.
Pameran Harmoni di Tanggul Tirto menampilkan 30–40 foto untuk mengenalkan keragaman destinasi wisata Bantul di luar kawasan pantai.
Otorita IKN memperketat penanganan karhutla. Satu perusahaan disanksi dan satu terduga pelaku pembakaran dilaporkan ke aparat hukum.
Dentuman di Bandung disebut BMKG tak berkaitan dengan erupsi Anak Krakatau. Simak penjelasan soal gempa, skyquake, dan kemungkinan penyebabnya.
Kepengurusan MPI DIY periode baru dikukuhkan. Fadhl Muhammad Firdaus mendorong gerakan sosial dan solusi nyata bagi masyarakat.