BMKG Ingatkan Hujan Lebat Lokal di Tengah Cuaca Kering
BMKG memprakirakan hujan ringan hingga lebat di sejumlah daerah Rabu. Gelombang hingga 4 meter juga berpotensi terjadi di sejumlah perairan.
Ilustrasi gempa bumi./IST-Liputan6.com
Harianjogja.com, SORONG--Gempa bumi berkekuatan 2,9 Skala Richter mengguncang Kabupaten Kaimana, Provinsi Papua Barat, Sabtu pukul 01.03 WIT, namun tidak berpotensi terjadinya tsunami di daerah tersebut.
Berdasarkan data yang diperoleh dari Stasiun Geofisika BMKG Sorong sebagaimana dikutip Antara menyebutkan, gempa bumi tersebut terjadi pada koordinat 3.91 lintang utara dan 132.9 bujur timur yang berjarak 100 km barat daya kabupaten Kaimana, dengan kedalaman 10 kilometer.
Ditinjau dari kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi ini merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat tumbukan lempeng.
Penjalaran getaran gempa dirasakan seluruh warga wilayah Kabupaten Kaimana. Warga yang berada di gedung bertingkat sangat merasakan efek dari gempa tersebut.
Gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami, karena kekuatannya tidak cukup besar untuk membangkitkan perubahan di dasar laut yang dapat memicu terjadi tsunami.
Hingga saat ini belum dilaporkan kerusakan yang timbul akibat gempa bumi yang terjadi di Kabupaten Kaimana tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
BMKG memprakirakan hujan ringan hingga lebat di sejumlah daerah Rabu. Gelombang hingga 4 meter juga berpotensi terjadi di sejumlah perairan.
Mural di Patangpuluhan Jogja menjadi ruang kreativitas anak muda untuk menyuarakan isu lingkungan, budaya, sosial, hingga ekonomi kreatif.
BBMKG memperingatkan potensi air laut pasang di Bali pada 26-30 September 2026. Warga pesisir diminta waspada terhadap dampaknya.
KPK menelusuri aliran dana Rp106,3 miliar dalam kasus ATR/BPN yang diduga mengalir ke Nusron Wahid dan terkait layanan pertanahan.
Karhutla Kaltim mencapai 1.470 kejadian dengan area terdampak 6.333 hektare. Asap mengancam kesehatan, penerbangan, pendidikan, dan ekonomi.
Kebakaran lahan terjadi di Puncak Setampol Torean Gunung Rinjani. Tim TNGR bergerak memadamkan api dan menilai luas area terdampak.