Anggrek Mikro Batang Toru Jadi Penanda Kondisi Ekologis Hutan
Anggrek mikro di Batang Toru disebut menjadi penanda kondisi ekologis hutan yang tertekan kerusakan habitat dan perubahan iklim.
Ilustrasi. /Antara Foto
Harianjogja.com, MALANG--Gempa bumi kembali mengguncang beberapa kawasan di Indonesia. Dini hari tadi, Kamis (14/2/2019), gempa berkekuatan magnitudo 5,0 mengguncang Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur.
Badan Meterologi, Klimatologi, dan Geofisika ( BMKG ) melalui cuitan di media sosial Twitter @infoBMKG, mengungkap asal titik gempa terjadi sejauh 123 kilometer di barat daya Kabupaten Malang.
Lokasi titik gempa yakni di 9,34 Lintang Selatan dan 112,53 Bujur Timur. Kedalaman gempa yang terjadi pada sekitar pukul 02:58 WIB yakni pada 10 kilometer.
Gempa tersebut tidak berpotensi memicu gelombang tsunami.
Tidak hanya itu, selang beberapa waktu, gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,8 mengguncang kawasan di barat daya Sarmi, Provinsi Papua.
BMKG melalui cuitan di media sosial Twitter @infoBMKG, menjelaskan titik gempa terjadi di 26 kilometer barat daya Kabupaten Sarmi tepatnya di 1,93 Lintang Selatan dan 138,52 Bujur Timur.
Kedalaman gempa yang terjadi pada sekitar pukul 01:38 WIB yakni pada 22 kilometer. Menurut peta guncangan gempa BMKG, titik gempa tersebut berada di kawasan daratan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com/Antara
Anggrek mikro di Batang Toru disebut menjadi penanda kondisi ekologis hutan yang tertekan kerusakan habitat dan perubahan iklim.
KWT Mekar Lestari Kulonprogo memanfaatkan pekarangan untuk pertanian, pangan, dan ekonomi warga hingga meraih penghargaan inovasi lahan terbatas.
Thailand vs Indonesia tersaji di final FIFA ASEAN Cup 2026. Anthony Hudson antusias menghadapi John Herdman di SUGBK Jakarta.
Remaja di Sragen ditembak airsoft gun hingga terluka. Pelaku kemudian dikeroyok dan dirawat di RSSP Sragen. Polisi masih menyelidiki.
Desil 1-5 masih berpeluang menerima bansos 2026. Simak cara cek desil dan status penerima bantuan melalui laman Kemensos.
Lumbung Mataraman mendorong pemanfaatan pekarangan dan lahan belum tergarap untuk memperkuat pangan berbasis potensi lokal di DIY.