Sudah Ada 40 Korban Tewas karena Penembakan Massal Salat Jumat di Selandia Baru

Iim Fathimah Timorria
Iim Fathimah Timorria Jum'at, 15 Maret 2019 15:27 WIB
Sudah Ada 40 Korban Tewas karena Penembakan Massal Salat Jumat di Selandia Baru

Penembakan/Ilustrasi

Harianjogja.com, JAKARTA--Penembakan massal yang terjadi di dua masjid di kota Christchurch, Selandia Baru pada Jumat (15/3/2019) setidaknya telah menewaskan 40 orang dan 20 lainnya luka-luka. Hal itu disampaikan oleh Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern. 

"Kami meyakini 40 orang kehilangan nyawanya dalam aksi kekerasan ekstrem ini," kata Ardern sebagaimana dikutip Reuters.

"Telah jelas bahwa ini adalah serangan teroris," sambung Ardern.

Ardern menjelaskan bahwa 30 korban terbunuh di Masjid Al Noor, masjid utama di Chirstchurch, sementara 10 lainnya tewas dalam serangan di masjid di daerah pinggiran Linwood.

Komisioner Kepolisian Selandia Baru Mike Bush sebelumnya melaporkan bahwa tiga lelaki dan seorang perempuan telah ditahan terkait serangan keji ini. Empat orang tersebut tak ada di daftar pemantauan kepolisian.

Sementara itu, media lokal sempat memberitakan bahwa seorang pria asal Australia menyiarkan secara langsung penembakan di Masjid Al Noor melalui Facebook Live. Pria yang mengidentifikasi diri bernama Brenton Tarrant tampak berjalan ke arah masjid dan mulai menembaki setiap sudut ruangan. Para jamaah tampak tergeletak tak bergerak dan berlari untuk menyelamatkan diri.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Reuters/bisnis.com

Share

Bernadheta Dian Saraswati
Bernadheta Dian Saraswati Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online