Banjir dan Longsor Melanda Berbagai Penjuru Wonogiri

Adib Muttaqin Asfar, Rudi Hartono
Adib Muttaqin Asfar, Rudi Hartono Kamis, 07 Maret 2019 17:17 WIB
Banjir dan Longsor Melanda Berbagai Penjuru Wonogiri

Banjir di beberapa wilayah di Wonogiri akibat hujan deras sejak Rabu (6/3/2019) sore. (Istimewa-BPBD Wonogiri)

Harianjogja.com, WONOGIRI --Banjir dan longsor melandai berbagai penjuru di Wonogiri akibat hujan lebat yang mengguyur selama empat jam pada Rabu (6/3/2019). Cuaca buruk itu mengakibatkan terjadinya longsor dan banjir di beberapa kecamatan. 

Hujan deras mulai mengguyur wilayah Wonogiri sejak pukul 16.00 WIB. Informasi yang diterima JIBI/Solopos dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Wonogiri, lamanya hujan mengakibatkan air Sungai Wiroko meluap dan menggenangi beberapa desa di Kecamatan Tirtomoyo dan Nguntoronadi. Ketinggian air rata-rata mencapai setinggi pinggang orang dewasa sehingga banyak ruas jalan yang tertutup.

Sedangkan di wilayah Karangtengah terjadi longsor dan menimpa rumah warga. Di wilayah Selogiri, terjadi longsor pada sebuah tanggul dan menyebabkan sebuah rumah roboh di Desa Kepatihan. Data BPBD menyebutkan longsor terjadi di Dusun Ngemplak RT 003/RW 004 Desa Kepatihan, Selogiri. Akibatnya, sebuah bangunan Posyantek roboh dan dinding sebuah rumah rusak parah tertimpa material longsor.

"Sampai laporan ini disusun masih turun hujan dengan intensitas sedang di wilayah Kabupaten Wonogiri," kata Kepala Pelaksana Harian BPBD Wonogiri, Bambang Haryanto.

Sementara itu, banjir melanda Kecamatan Tirtomoyo dan Nguntoronadi. Di Tirtomoyo, banjir menggenangi 13 rumah di Desa Banyakprodo (7tujuhdi Dusun Sembung dan 6 di Dusun Nglaran), 21 rumah di Desa Sembung (lima di Dusun Klepu, empat di Dusun Kaung, dan 12 di Dusun Sembulan), dan menutup jalan desa Banyakprodo - Sendangmulyo.

Sedangkan di Nguntoronadi, banjir merendam 26 rumah di Dusun Sambeng, Desa Kulorejo; dan 15 rumah di Dusun Karangturi, Desa Bulurejo. Banjir juga menutup jalan lintas provinsi, yakni jalan Wonogri (Ngadirojo) - Pacitan, yang tergenang hingga satu meter.

Di sisi lain, ketinggian air banjir masih berpotensi meningkat. Warga di lokasi banjir dan longsor kini dievakuasi ke tempat pengungsian sementara. BPBD, PMI, TNI, Polri, dan Relawan FPRB kini menyiapkan dapur umum untuk pemulihan kondisi warga.

Berikut data-data dampak banjir dan longsor di Wonogiri:

1. Desa Kepatihan, Selogiri: 1 rumah roboh dan talud longsor.
2. Dk. Kaung, Sumbulan, Desa Tanjungsari, Tirtomoyo: 11 rumah tergenang
3. Desa Bulurejo, Nguntoronadi: beberapa rumah tergenang, akses jalan menuju Pacitan tertutup luapan banjir.
4. Desa Kulurejo, Nguntoronadi: beberapa rumah tergenang, akses jalan menuju Tirtomoyo tertutup genangan air setinggi pinggang orang dewasa.
5. Desa Banyakprodo, Tirtomoyo: luapan air menutup jalan dan beberapa rumah tergenang, jembatan Wiroko ditutup tidak bisa dilalui.
6. Kali Desa Puthuk, Manyaran meluap, akses jalan ke Pijiharjo tertutup.
7. Kecamatan Pracimantoro siaga 1 hujan intensitas tinggi, tanah amblas di persawahan.
8. Pohon tumbang di halaman Kantor Dinas Sosial Wonogiri.
9. Dusun Bengle, Desa Temboro, Karangtengah: material longsor menimpa rumah milik Suwadi di RT 002/RW 001.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Solopos.com

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online