Kadernya Ditangkap, Partai Demokrat Tak Toleransi Kasus Narkoba di Indonesia

Newswire
Newswire Selasa, 05 Maret 2019 00:17 WIB
Kadernya Ditangkap, Partai Demokrat Tak Toleransi Kasus Narkoba di Indonesia

Andi Arief bersama tim pengacara melaporkan balik relawan Kotak Adja di Polda Metro Jaya. /suara.com-Agung Sandy Lesmana

Harianjogja.com, JAKARTA--Partai Demokrat belum menentukan sikap terkait masa depan Andi Arief di Partai Demokrat setelah dirinya ditangkap karena kasus narkoba.

Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat terkejut dengan kasus penyalahgunaan narkoba yang menimpa kadernya Andi Arief. Sebab, Andi Arief dikenal sebagai pribadi yang jauh dari narkoba.

Kepala Divisi Advokasi dan Hukum DPP Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean mengaku masih tak menyangka atas penangkapan polisi terhadap Andi Arief.

"Kami Partai Demokrat kaget atas peristiwa yang menimpa pribadi Andi Arief, mengingat sepengetahuan kami saudara Andi Arief selama ini tidak pernah terlibat persoalan narkoba dan yang bersangkutan selama ini memberikan kontribusi besar terhadap proses demokrasi di Indonesia," kata Ferdinand di DPP Demokrat, Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (4/3/2019).

"Untuk mendalami hal ini kami akan mencari informasi secara langsung dari pihak saudara Andi Arief dan oleh karena itu kami belum bisa menyampaikan hal apapun terkait masalah hukum ini," lanjutnya.

Di kesempatan yang sama, Ferdinand menegaskan sikap Partai Demokrat tetap menolak penyalahgunaan narkoba di Indonesia.

"Kami menyesalkan kejadian ini, namun sikap Partai Demokrat secara tegas dan jelas tidak akan mentolerir dan berkompromi terhadap masalah penyalahgunaan narkoba," tutupnya

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : suara.com

Share

Bernadheta Dian Saraswati
Bernadheta Dian Saraswati Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online