Ganjar Bantah Ajak Kepala Daerah Dukung Jokowi

Newswire
Newswire Sabtu, 16 Februari 2019 02:17 WIB
Ganjar Bantah Ajak Kepala Daerah Dukung Jokowi

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. /Antara Foto-Hafidz Mubarak A

Harianjogja.com, SEMARANG--Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, membantah mengajak 31 kepala daerah di Jateng untuk mendukung pasangan Jokowi-Ma’ruf saat deklarasi di Solo, Sabtu 26 Januari. Ganjar menyebut yang diajak adalah individu yang kebetulan kepala daerah. Mereka sebagai kader partai dan pendukung koalisi.

"Ada pula pertanyaan apakah setelah ini ada tindakan selanjutnya, saya jawab pasti ada, mereka petugas partai dan saya minta mereka bergerak untuk memenangkan Jokowi-Amin,” kata Ganjar usai menjalani pemeriksaan oleh Bawaslu di Kantor Bawaslu Jateng, Jl Papandayan Kota Semarang, Jumat (15/2/2019).

“Ada pula pertanyaan terkait penggunaan fasilitas negara, saya jawab tidak, mereka sudah tahu. Maka dalam pernyataan saya saat itu meminta mereka tetap menggunakan etika dan tidak melanggar aturan," katanya.

Ganjar datang memenuhi panggilan Bawaslu dengan mengenakan pakaian adat Jawa. Dia tiba di Kantor Bawaslu Jateng sekitar pukul 12.45 WIB. Ia dicecar 20 pertanyaan dengan waktu pemeriksaan sekitar 1,5 jam.

"Ya, sebenarnya undangan klarifikasi dari Bawaslu kepada saya ini baru besok Senin, namun karena Senin saya ada acara, saya minta majukan hari ini," ujarnya.

Politikus PDIP ini juga menerangkan selama proses klarifikasi berlangsung santai. Dirinya juga menceritakan bahwa diberi sajian berupa air mineral dan aneka buah-buahan. Petugas Bawaslu Jateng mengajukan beberapa pertanyaan terkait kegiatan di Hotel Alila Solo.

"Tadi ditanya beberapa hal, apakah kegiatan itu yang mengundang saya? Saya jawab iya. Apakah benar yang diundang adalah kepala daerah, saya jawab tidak, karena yang saya undang pribadi, ini undangannya saya tunjukkan dari handphone saya kemudian di-capture," terangnya.

"Semua berjalan asik, hanya klarifikasi-klarifikasi seperti itu. Tadi saya dikasih buah-buahan, tapi sayang pisangnya rasanya sepet," gurau Ganjar.

Dia menyebutkan, dalam pertemuan itu dilakukan rapat dan membahas banyak hal. Di antaranya mengenai pelaksanaan pemerintahan, soal kebencanaan, penyakit DBD dan reformasi birokrasi. Di akhir pertemuan, karena yang datang adalah sama-sama pendukung Jokowi-Ma’ruf, maka pihaknya mengajak semua kader mendukung.

"Mereka saat itu jawab siap, kemudian kami gelar konferensi pers. Lalu pelanggarannya di mana? Wong itu bukan kampanye. Kami ada di ruangan tertutup, kalau kampanye kan terbuka," ucapnya.

Ganjar juga menerangkan jika ada pertanyaan menarik dari Bawaslu di akhir pertemuan. Bawaslu menanyakan dirinya akan menggelar pertemuan serupa atau tidak. "Saya jawab ya, saya mau ketemu lagi dengan teman-teman kelompok ini. Mungkin nanti saya telefon-telefonan saja dengan Bawaslu," katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Okezone.com

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online