Siswa SMP Pengeroyok Petugas Kebersihan AKhirnya Dikeluarkan

Newswire
Newswire Kamis, 14 Februari 2019 20:37 WIB
Siswa SMP Pengeroyok Petugas Kebersihan AKhirnya Dikeluarkan

Ilustrasi kekerasan/JIBI

Harianjogja.com, MAKASSAR--Empat pelaku penganiayaan terhadap petugas cleaning service sekaligus penjaga sekolah, Faisal Dg Pole, 38, di SMP Negeri 2 Galesong, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, akhirnya dikeluarkan dari sekolah. Kebijakan itu diambil berdasarkan kesepakatan guru-guru setelah melakukan rapat di sekolah. Mengingat kelakuan siswa tersebut tidak sesuai lagi dengan aturan yang berlaku di sekolah.

Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Galesong Kabupaten Takalar SH Hamzah mengatakan keempat siswa itu dipindahkan ke salah satu Madrasah yang ada di Kabupaten Takalar. Menurut Hamzah, empat siswa tersebut dinilai sudah tidak layak mengikuti aturan sekolah. Melalui hasil pertimbangan dan kesepakatan guru dan orang tua siswa.

"Saya panggil orang tuanya untuk mencari sekolah yang lebih bagus. Dia suruh minta saya mencari sekolah yang bisa menerima, sekarang baru satu orang yang mengambil surat pidah dari saya," kata Hamzah, Kamis (14/2/2019).


Sementara Guru BK SMP 2 Galesong Takalar, Sukmawati Jaffar mengatakan, empat siswa itu lebih baik dipindahkan ke sekolah lain untuk mendapat pembinaan agama.

"Kalau untuk pendidikan karakter lebih ke agamanya metodenya seperti ceramah dan kalau terlambat tidak mesti keluar dari kelas. Dan diberikan Alquran dan sangsinya kita serahkan dan terkait dengan perlindungan anak, kalau dibilang pendekatan dengan yang lain lebih ke riligius," ucap Sukmawati.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Okezone.com

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online