Bupati Sragen Gowes ke Kantor, ASN Mulai Diajak Tinggalkan Motor
Bupati Sragen gowes ke kantor sejauh 5 km, ASN mulai diajak beralih dari motor demi penghematan energi.
Brankas Toserba Luwes Sragen yang dibobol maling, Kamis (31/1/2019) dini hari. (Istimewa/Humas Polres Sragen)
Solopos.com, SRAGEN -- Salah satu dari tiga tersangka pembobolan brankas milik Toserba Luwes Sragen ternyata ahli pembuat brankas . Sebelum beraksi, tersangka bernama Supriyanto ini rupanya sempat menawarkan brankas ke Toserba Luwes hingga menjadi otak pembobolan tersebut.
Dari pemeriksaan ketiga tersangka diketahui otak pencurian tersebut adalah Supriyanto, yang tak lain adalah si pembuat brankas. Supriyanto sebelumnya menawarkan brankas ke Toserba Luwes di Soloraya termasuk Sragen.
Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan didampingi Kasatreskrim AKP Harno menggelar sejumlah peralatan yang digunakan pelaku, seperti bor, gergaji besi, tang palu, obeng, sambungan kabel, dan peralatan lainnya saat jumpa pers di Mapolres Sragen, Rabu (6/2/2019).
Hampir semua peralatan tersebut sudah tersedia di Toserba Luwes. Untuk menggergaji brankas berukuran 15 cm x 15 cm, pelaku menggunakan 10 keping gerindra. Selain itu Kapolres juga menunjukkan sisa uang hasil curian yang berhasil disita senilai Rp1,2 miliar. Uang-uang itu merupakan lembaran Rp100.000.
Kapolres menyampaikan ketiga pelaku itu bernama Supriyanto, 34, warga Dagen RT 006/RW 007, Kelurahan Suruh, Tasikmadu, Karanganyar; Narwan Lusdiyanto alias Iwan, 37, warga Dukuh Karang Mendeng RT 002/RW 013, Desa Gebyok, Mojogedang, Karanganyar; dan Risang Gilang Purboyo, 20, warga Suruh Jetis RT 006/RW 002, Desa Suruh, Kecamatan Tasikmadu, Karanganyar.
“Supriyanto itu jadi otak dari pembobolan brankas. Pemetaan lokasi di Toserba Luwes, lokasi brankas, dan tempat brankas yang harus dilubangi itu semua berasal dari Supriyanto. Eksekutornya Narwan alias Iwan. Sedangkan Risang ini pendatang baru yang semula hendak membantu Iwan tetapi akhirnya memilih mengawasi di luar bersama Supri,” jelas Yimmy.
Enam bulan sebelumnya, kata Kapolres, Supriyanto menawarkan brankas kepada sejumlah Toserba Luwes, salah satunya Sragen. “Supriyanto ini memang tukang buat lemari besi atau brankas. Brankas yang dijual ke sejumlah Toserba Luwes itu senilai Rp23,5 juta per unit. Jadi Supri yang buat sendiri dan kemudian dibobol sendiri. Brankas di Toserba Luwes Ngawi dibobol tahun lalu dengan hasil Rp600 juta. Kemudian pada akhir Januari lalu membobol brankas di Toserba Luwes Sragen dengan hasil Rp2,2 miliar,” tuturnya.
Pelaku ini merupakan spesialis brankas yang beraksi lintas provinsi. Mereka sudah paham brankas yang banyak uangnya, terutama tanggal tua menjelang gajian karyawan, dan seterusnya.
Saat aksi di Ngawi, Jawa Timur, hanya melibatkan Supriyanto dan Iwan. "Soal kasus itu kami segera berkoordinasi dengan Polres Ngawi. Iwan ini tukang las sehingga memiliki keahlian untuk menggunakan gergaji mesin," jelas Kapolres.
Kapolres mengimbau masyarakat yang memiliki uang dalam jumlah banyak supaya disimpan di bank dan untuk prosesnya bisa berkomunikasi dengan Polres Sragen untuk pengamanannya. Rilis ungkap kasus tersebut disaksikan warga sekitar dan perwakilan dari manajemen Luwes Group.
Keponakan pimpinan Luwes Group, Denny Wijaya, ikut melihat dan mendokumentasikan ungkap kasus tersebut. “Pelaku Supriyanto itu memang tukang brankas. Dia yang memasang brankas di beberapa Toserba Luwes di Soloraya. Ia sudah dipercaya sebenarnya tetapi yang beraksi anak buahnya. Ke depan, kami akan mengevaluasi manajemen di Luwes Group agar kasus seperti ini tidak terulang. Termasuk pembayaran gaji karyawan yang selama ini tunai juga kami evaluasi,” tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos.com
Bupati Sragen gowes ke kantor sejauh 5 km, ASN mulai diajak beralih dari motor demi penghematan energi.
Rupiah melemah ke Rp18.060 per dolar AS pada perdagangan Selasa 28 Juli 2026. Investor mencermati sentimen domestik dan perkembangan kebijakan global yang memen
Mitchell Baker cetak hattrick di debut Timnas Indonesia vs Kamboja. Media Vietnam juluki 'Pembunuh Kotak Penalti' dan 'permata mentah'.
Aldila Sutjiadi lolos ke perempat final WTA 500 DC Open 2026 bersama Erin Routliffe. Kalahkan Kenin/Potapova 2-0, siap hadapi wakil tuan rumah.
Paolo Maldini dan Leonardo mundur dari FIGC 16 hari setelah ditunjuk, akibat gagal menunjuk Andrea Pirlo sebagai pelatih timnas Italia.
Harga emas Antam di Pegadaian naik Rp10.000 per gram pada Selasa 28 Juli 2026. Emas 1 gram kini dijual Rp2.727.000 dengan buyback Rp2.426.000.