Hyundai Palisade Inden hingga 4 Bulan, Sudah Dipesan 700 Unit
Para konsumen yang memesan Hyundai Palisade tampaknya harus bersabar karena mas inden bisa mencapai 4 bulan.
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi (tanda tangan)./Bisnis- Alif Nazzala Rizqi
Harianjogja.com, SEMARANG--Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi yang sebelumnya meminta untuk jangan menggunakan jalan tol jika tidak mendukung Jokowi, akhirnya mengklarifikasi pernyataannya itu.
Langkah ini diambil karena dalam dua hari terakhir pernyataannya ditanggapi banyak pihak. Diapun senang responnya beragam.
Pria yang akrab disapa Hendi ini mengatakan bahwa pembangunan infrastruktur, salah satunya jalan tol dibutuhkan masyarakat. Pernyataan yang dilontarkannya ini sebagai pengantar jelang debat kedua pilpres pada 17 Februari 2019. Salah satunya yang akan membahas yaitu infrastruktur.
Hendi mengaku bahwa perkataannya yang boleh menggunakan jalan tol Semarang hanyalah pendukung Joko Widodo adalah sebagai candaan.
Apalagi, Presiden saat kampanye di Ibu Kota Jawa Tengah menegaskan bahwa pembangunan jalan tol yang dilakukannya adalah untuk seluruh masyarakat.
“Jadi suka tidak suka sama Pak Jokowi, semua pakai jalan tol kan? Gitu saja cukup, dipahami sendiri-sendiri saja," katanya melalui keterangan pers yang diterima Bisnis.com, Senin (4/2/2019).
Hendi sengaja tidak mau melakukan klarifikasi sejak ucapannya ramai dibicarakan publik. Ini dilakukannya agar tidak memancing respons masyarakat.
“Akhirnya kan diakui sendiri kalau pembangunan jalan tol itu untuk seluruh masyarakat, berarti kan pembangunannya dirasakan,” jelasnya.
Oleh karena itu, Hendi mempersilakan semua pihak yang ingin berkomentar terkait cadaannya yang bernada sarkas tersebut.
“Mau komentar apa monggo, mau maki-maki saya silahkan. Itu kan berarti omongan saya di-notice. Justru bagus, daripada terus ngotot kalau bangun jalan tol bukan untuk kepentingan masyarakat,” ucapnya.
Pernyataan tentang jalan tol tersebut Hendi ucapkan ketika hadir sebagai Ketua DPC PDIP Kota Semarang. Ia berada dalam acara kampanye Jokowi dengan ribuan pengusaha Jawa Tengah di MG Setos Semarang, Sabtu (2/2/2019).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Para konsumen yang memesan Hyundai Palisade tampaknya harus bersabar karena mas inden bisa mencapai 4 bulan.
PDAM Sleman petakan wilayah rawan air saat kemarau 2026. Godean hingga Pakem berpotensi alami tekanan rendah.
9 WNI relawan Gaza dibebaskan dari Israel. Pemerintah pastikan mereka dalam perjalanan pulang ke Indonesia.
Polres Bantul sita 256 botol miras ilegal dari tiga lokasi. Tiga pelaku diamankan dalam operasi dua hari.
Satgas PASTI hentikan CANTVR dan YUDIA. Modus investasi bodong dan kerja paruh waktu, masyarakat diminta waspada.
Kemendag minta UMKM laporkan pungli dan gangguan usaha. Pemerintah janji lindungi pelaku usaha kecil.