Penembakan di Islamic Center San Diego Tewaskan 5 Orang
Penembakan di Islamic Center San Diego menewaskan lima orang. KJRI San Francisco memastikan tidak ada WNI menjadi korban.
Ilustrasi, empat pelaku pencurian berjalan terpincang-pincang setelah dilumpuhkan oleh petugas Polsek Depok Barat, saat jumpa pers di Polsek Depok Barat, Kamis (12/4/2018)./Harian Jogja-Irwan A. Syambudi
Harianjogja.com, JAKARTA-- Aparat kepolisian membekuk kawanan pencuri yang menggunakan modus mobil angkutan omprengan berpelat hitam. Dengan menggunakan modus ini, tujuh pelaku yang ditangkap ternyata sudah bersaksi 13 kali seperti di kawasan Kalideres, Cengkareng, Jakarta Barat, dan Mauk, Tangerang.
Kapolsek Kalideres Kompol Pius Ponggeng mengatakan, pengungkapan kasus ini setelah polisi mendalami beberapa bukti termasuk rekaman kamera pengawas atau CCTV. Dari bukti yang didapatkan, petugas berhasil mengendus keberadaan para pelaku di sebuah rumah di kawasan Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat.
Dari tujuh tersangka yang diringkus, satu diantaranya seorang perempuan berinisial WS. Polisi juga terpaksa melumpuhkan Randi dan Sugino, dua pelaku dari komplotan itu lantaran dianggap melawaan saat ditangkap.
"Aksi mereka sudah sangat meresahkan masyarakat," kata Pius, Minggu (28/10/2019).
Sementara itu, Kanitreskrim Polsek Kalideres AKP Syafri Wasdar menerangkan, dalam menjalankan aksinya para tersangka memakai mobil omprengan untuk berkeliling mencari mangsa dan kemudian memarkirkan tepat di depan rumah korban. "Para tersangka sudah saling berbagi tugas," ungkap Wasdar.
Para tersangka kemudian mengambil sepeda motor tersebut dan memasukkannya ke mobil lalu dibawa kabur. Dengan modus itu, kata Wasdar, para tersangka tidak akan dicurigai.
"Jadi mereka dikira tuan rumah, ujarnya.
Dari penangkapan itu kata Wasdar, kepolisian berhasil mengamankan mobil yang digunakan tersangka saat beraksi. Sementara barang bukti hasil kejahatannya masih dalam pencarian lebih lanjut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Penembakan di Islamic Center San Diego menewaskan lima orang. KJRI San Francisco memastikan tidak ada WNI menjadi korban.
Lima WNI dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 dilaporkan ditahan Israel di perairan Siprus.
Jemaah haji asal Solo menjalani amputasi jempol kaki di Makkah akibat komplikasi diabetes saat ibadah haji 2026.
Harga minyak mentah Indonesia April 2026 melonjak menjadi 117,31 dolar AS per barel akibat konflik Timur Tengah dan Selat Hormuz.
Dewan Pers mendesak pemerintah Indonesia menempuh jalur diplomatik untuk membebaskan tiga jurnalis yang ditahan Israel.
Sri Wagiyati, pedagang asongan stadion di Jogja, menemukan keluarga baru lewat kedekatannya dengan suporter BCS, Brajamusti, dan Slemania.