Bencana Lebih Dipengaruhi Perubahan Iklim Ekstrem, BMKG: Masyarakat Harus Siap Siaga!
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan soal kesiapsiagaan menghadapi bencana yang makin dipengaruhi oleh perubahan iklim ekstrem
Nicolas Maduro/Dok
Harianjogja.com, JOGJA - Kementerian Luar Negeri Indonesia prihatin terhadap situasi di Venezuela dan menyerukan kepada semua pihak untuk menahan diri dan tidak mengambil tindakan yang dapat memperburuk situasi.
Melalui pernyataan resmi yang diterima Jaringan Informasi Bisnis Indonesia, Kemenlu tetap menghormati kedaulatan dan tidak ingin mencampuri urusan dalam negeri Venezuela. Namun, Indonesia menilai suara rakyat Venezuela penting untuk didengarkan.
"Dengan tetap menghormati kedaulatan dan tanpa maksud mencampuri urusan dalam negeri Venezuela, penting agar suara rakyat Venezuela didengarkan," kata juru bicara Kemlu RI Arrmanatha Nasir.
Indonesia menyatakan proses politik yang demokratis, transparan, dan kredibel perlu segera dilakukan di negara beribu kota Caracas itu.
Pernyataan posisi Indonesia tidak secara tegas menyebutkan dukungan ke salah satu sosok di antara Nicolas Maduro dan Juan Guaido. Namun keterangan itu memberi sinyal kuat bahwa Indonesia akan tetap menghormati urusan dalam negeri Venezuela dan mendukung dilaksanakannya proses demokrasi yang lancar.
Juru bicara Kemlu RI mengatakan saat ini terdapat sekitar 48 warga negara Indonesia yang berada di Venezuela. Sebangyak 38 di antara mereka berada di ibu kota Caracas, tempat ribuan penduduk Venezuela melakukan aksi dalam beberapa hari terakhir.
Arrmanatha menyatakan para WNI yang berada di Venezuela dalam keadaan aman dan telah menerima imbauan dari perwakilan Indonesia di sana untuk menghadir lokasi demonstrasi.
"KBRI sudah mengimbau agar WNI menghindari tempat tempat terjadinya demonstrasi dan agar WNI tidak ikut dalam kegiatan politik dalam negeri Venezuela," ungkapnya.
Situasi politik di Venezuela memanas dalam beberapa hari terakhir setelah pemimpin oposisi yang menguasai Majelis Umum Venezuela, Juan Guaido mendeklarasikan diri sebagai Presiden Interim. Deklarasinya langsung mendapat dukungan dari Amerika Serikat yang menyatakan bahwa posisi Presiden Nicolas Maduro tidak sah.
Pengakuan AS itu berbuntut pada pemutusan hubungan diplomatik yang diserukan oleh Maduro dan ditutupnya kantor perwakilan Venezuela di Washington.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan soal kesiapsiagaan menghadapi bencana yang makin dipengaruhi oleh perubahan iklim ekstrem
Simak jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Senin 18 Mei 2026 dari Stasiun Yogyakarta sampai Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
Cek jadwal terbaru KRL Solo-Jogja Senin 18 Mei 2026 lengkap dari Palur sampai Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Fabio Di Giannantonio menangi MotoGP Catalunya 2026 yang dua kali dihentikan akibat kecelakaan beruntun di Barcelona.
BMKG memprediksi hujan masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah DIY hingga 20 Mei 2026 akibat pengaruh fenomena MJO.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit melantik Kalemdiklat Polri, lima kapolda baru, dan satu pejabat utama Mabes Polri di Jakarta.