Pembangunan Gapura Pantai Baru Bantul Dikebut, Rampung November 2026
Gapura sekaligus TPR Pantai Baru Bantul ditargetkan rampung November 2026, mengusung konsep wisata kuliner seafood dengan ikon udang dan kepiting.
Muhaimin Iskandar/Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, JAKARTA--Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar yang ingin maju menjadi calon ketua umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) mendapat dukungan dari anggota DPR RI dari Fraksi PKB Mafirion. Pria yang akrab disapa Cak Imin ini dinilai punya kepiawaian di bidang persepakbolaan.
"Kalau Cak Imin maju sebagai calon ketua umum PSSI kami akan dukung. Cak Imin sosok yang tepat untuk memimpin PSSI ke depan," kata Mafirion, di Jakarta, Kamis (24/1/2019).
Mafirion mengatakan hal itu menanggapi pernyataan Muhaimin Iskandar atau Cak Imin yang menyatakan kesediaannya untuk maju menjadi calon ketua umum PSSI.
Menurut Mafirion, Cak Imin adalah pecinta sepak bola, dan kiprahnya sudah tidak diragukan lagi. Cak Imin adalah inisiator penyelenggaraan Liga Santri Nusantara (LSN), menjadi inisiator turnamen Liga Pekerja 2018.
"Penyelenggaraan liga-liga itu merupakan wujud cinta Cak Imin kepada sepak bola," katanya.
Selama ini, kata dia, santri tidak pernah disentuh dengan turnamen sepak bola tingkat nasional dan sekarang banyak pemain bola hebat dari Liga Santri. Artinya ajang Liga Santri ini sudah membuktikan bahwa pemain hebat bisa didapatkan dari manapun, termasuk dari pondok pesantren.
"Itulah Cak Imin, selalu ada gagasan baru. kalau Cak Imin memimpin PSSI akan selalu ada hal baru dan tidak monoton," katanya.
Anggota DPR RI dari daerah pemilihan Riau ini menambahkan, untuk mendukung dan memudahkan jalan bagi Muhaimin maju sebagai calon ketua umum PSSI, dirinya akan menjalin komunikasi dengan berbagai pihak seperti, pelatih, pemain hingga pemilik suara.
"Kami ingin mendengarkan suara mereka untuk membangun sepak bola lebih baik kedepanya," ucapnya.
Sementara itu, mantan Aktivis 98 Faishol Reza menambahkan, pemimpin dari kaum santri dan dekat dengan kultural sangat diperlukan untuk membenahi PSSI sekarang.
"Cak Imin seorang santri dan secara kultural santri ini sangat dekat dengan sepak bola. Di sela-sela kesibukannya mengaji, santri mengisi waktu luangnya dengan sepak bola," kata dia.
Di tengah dilematik PSSI saat ini, organisasi induk olah raga sepak bola itu membutuhkan pemimpin yang tidak hanya dapat mengorganisir, tetapi juga dapat membangun spiritualitas di dalamnya, sehingga kalau semua orang bicara soal sepak bola, tidak hanya melulu soal manajemen, skill, tapi juga spiritualitasnya harus dibangun.
"Diam-diam Cak Imin juga seorang pengamat sepak bola. Pada 2006, Cak Imin pernah menulis buku "Spiritualitas Sepak Bola" saat menanggapi Piala Dunia 2006 di Jerman," ucap anggota Komisi XI DPR.
Faishol menambahkan, Cak Imin juga pernah menulis buku `Spiritualitas Sepak Bola, Perspektif Sosio-Politik Piala Dunia 2006. Dari sisi jaringan, lanjut dia, Cak Imin mempunyai jaringan yang luas, sehingga bisa membawa Indonesia masuk dalam persepakbolaan kancah dunia.
"Dengan jaringan Cak Imin yang luas, kami yakin sepak bola Indonesia bisa mendunia," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : antara
Gapura sekaligus TPR Pantai Baru Bantul ditargetkan rampung November 2026, mengusung konsep wisata kuliner seafood dengan ikon udang dan kepiting.
BSU Rp600.000 Oktober 2026 belum diumumkan pemerintah. Simak syarat BSU tahun lalu dan cara cek status melalui situs resmi Kemnaker.
Rumah duka Guruh Soekarnoputra di Jakarta dipadati pelayat dan karangan bunga setelah maestro seni itu wafat pada usia 73 tahun.
Sebanyak 193 karya dari 131 seniman difabel dipamerkan dalam Suluh Sumurup Art Festival 2026 di Galeri Taman Budaya Yogyakarta (TBY).
Kementerian PU menangani kekeringan yang mengancam 141.440 ha sawah melalui pemompaan air dan perbaikan irigasi.
Budi Gunadi Sadikin masuk bursa calon Dirjen WHO bersama lima kandidat lain. Simak profil WHO dan proses pemilihan Dirjen WHO 2027.