Poin Kesepakatan Trump dan Xi Jinping, Pesanan Boeing 200 Pesawat
Trump dan Xi Jinping sepakat stabilkan hubungan AS-China, termasuk pembelian 200 pesawat Boeing dan kerja sama perdagangan strategis.
Wakil Ketua Satgas Antimafia Bola Brigjen Pol Krishna Murti (memakai jaket) saat mengunjungi rumah penyerang PS Mojokerto Putra Krisna Adi, Rabu (9/1/2018) siang / Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja, SURABAYA - Tim Penyidik Satgas Antimafia Bola memeriksa pemilik club PS Mojokerto Putra (PSMP), Vigit Waluyo di gedung Ditreskrimum Polda Jatim, Kamis (24/1/2019). Pemeriksaan dilakukan diduga terkait kasus pengaturan skor liga 2.
Harianjogja, SURABAYA - Tim Penyidik Satgas Antimafia Bola memeriksa pemilik club PS Mojokerto Putra (PSMP), Vigit Waluyo di gedung Ditreskrimum Polda Jatim, Kamis (24/1/2019). Pemeriksaan dilakukan diduga terkait kasus pengaturan skor liga 2.
Vigit sendiri dijemput dari lapas kelas II B Sidoarjo ke Mapolda Jatim tadi pagi. Mengingat saat ini Vigit sedang ditahan di lapas karena tersandung kasus dugaan korupsi PDAM Sidoarjo.
Wakil Ketua Satgas Antimafia Bola, Brigjen Pol Krishna Murti, mengatakan publik harus tahu jika pengusutan terhadap kasus pengaturan skor berjalan terus. Pihaknya berusaha menemukan sesuatu dalam rangka mengungkap jaringan yang merusak sepak bola.
"Kami koordinasi dengan Kemenkumham karena Vigit juga telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus korupsi PDAM Sidoarjo dan menjalani penahanan," ucapnya.
Ia menambahkan, pihaknya meminta agar Vigit diperiksa di Polda Jatim. Sementara materi pemeriksaan, pihaknya belum bisa menjelaskan dengan detail. Namun yang pasti pihaknya sudah mempunyai banyak data untuk membongkar mafia bola.
"Ini pengembangan dari Dwi Irianto bukan cuma Mojokerto dan lain lainnya banyak, ada banyaklah, VW dulu," katanya.
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera, membenarkan adanya kedatangan seorang tersangka atas kasus pengaturan skor. Saat ini sedang dilangsungkan pemeriksaan.
"Wasatgas Brigjen Pol Khrisna Murti ke Polda Jatim hari ini untuk koordinasi dalam rangka Satgas Mafia Bola yang ramai diperbincangkan," ujarnya.
Vigit sendiri dijemput dari lapas kelas II B Sidoarjo ke Mapolda Jatim tadi pagi. Mengingat saat ini Vigit sedang ditahan di lapas karena tersandung kasus dugaan korupsi PDAM Sidoarjo.
Wakil Ketua Satgas Antimafia Bola, Brigjen Pol Krishna Murti, mengatakan publik harus tahu jika pengusutan terhadap kasus pengaturan skor berjalan terus. Pihaknya berusaha menemukan sesuatu dalam rangka mengungkap jaringan yang merusak sepak bola.
"Kami koordinasi dengan Kemenkumham karena Vigit juga telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus korupsi PDAM Sidoarjo dan menjalani penahanan," ucapnya.
Ia menambahkan, pihaknya meminta agar Vigit diperiksa di Polda Jatim. Sementara materi pemeriksaan, pihaknya belum bisa menjelaskan dengan detail. Namun yang pasti pihaknya sudah mempunyai banyak data untuk membongkar mafia bola.
"Ini pengembangan dari Dwi Irianto bukan cuma Mojokerto dan lain lainnya banyak, ada banyaklah, VW dulu," katanya.
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera, membenarkan adanya kedatangan seorang tersangka atas kasus pengaturan skor. Saat ini sedang dilangsungkan pemeriksaan.
"Wasatgas Brigjen Pol Khrisna Murti ke Polda Jatim hari ini untuk koordinasi dalam rangka Satgas Mafia Bola yang ramai diperbincangkan," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Trump dan Xi Jinping sepakat stabilkan hubungan AS-China, termasuk pembelian 200 pesawat Boeing dan kerja sama perdagangan strategis.
Menkeu Purbaya memastikan pembiayaan MBG dan pengadaan alutsista tetap aman dengan defisit APBN dijaga di bawah 3 persen.
Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Yogyakarta kembali menggelar EduCareer Connect 2026 bertajuk “From Campus to Career: Connecting Education, Opportunities
Penataan sempadan Sungai Lowanu Jogja dipercepat untuk mencegah longsor sekaligus mendukung wisata kuliner yang aman.
Gempa Sukabumi Magnitudo 4,5 mengguncang Jawa Barat akibat aktivitas sesar aktif bawah laut, BMKG pastikan belum ada gempa susulan.
DPAD DIY mengakuisisi untuk mengelola arsip termasuk arsip pribadi, seniman, budayawan dan arsip-arsip yang menyimpan memori kolektif.