MotoGP Catalunya 2026 Ricuh, Di Giannantonio Juara Dramatis
Fabio Di Giannantonio menangi MotoGP Catalunya 2026 yang dua kali dihentikan akibat kecelakaan beruntun di Barcelona.
Basuki Tjahaja Purnama. /Antara Foto-Akbar Nugroho Gumay
Harianjogja.com, JAKARTA--Belasan undangan dari negara tetangga sudah menanti kebebasan Ahok. Mantan Gubernur DKI Jakarta bernama lengkap Basuki Tjahaja Purnama itu langsung tancap gas keliling dunia pasca bebas dari Mako Brimob, besok Kamis (24/1/2019).
Staf Ahok, Ima Mahdiah mengatakan, mantan Gubernur DKI Jakarta itu akan keliling dunia menjadi pembicara dalam seminar di sejumlah negara. “Negara yang undang Pak Ahok ada 15 negara,” tutur Ima kepada Okezone, Rabu (23/1/2019).
Namun Ima tidak merinci 15 negara tersebut. Ia hanya menyatakan bila negara itu ada di Asia tenggara, Eropa dan Amerika. Saat ini, Tim BTP tengah mengatur jadwal untuk memenuhi undangan-undangan tersebut.
“Cuma kalau kita kan enggak semuanya buru-buru sekarang. Yang kita pikirin dekat-dekat dulu saja. Karena kondisi juga,” kata Ima.
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly menyatakan terpidana kasus penodaan agama Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok akan bebas pada 24 Januari 2019, dari Rutan Mako Brimob Kelapa Dua, bukan dari LP Cipinang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : okezone.com
Fabio Di Giannantonio menangi MotoGP Catalunya 2026 yang dua kali dihentikan akibat kecelakaan beruntun di Barcelona.
KPK menjadwalkan ulang pemeriksaan Muhadjir Effendy dalam kasus dugaan korupsi kuota haji setelah saksi meminta penundaan.
Bank Kulonprogo meraih TOP Golden Trophy 2026 lewat program kredit UMKM dan pembiayaan bagi PPPK Paruh Waktu.
Polsek Pundong mengungkap kasus pengeroyokan di Jalan Parangtritis Bantul. Lima pelaku diamankan usai aniaya pemuda.
Kemlu RI memastikan seluruh 39 WNI korban kapal tenggelam di perairan Pulau Pangkor, Malaysia, telah ditemukan.
Presiden Prabowo menegaskan penambahan alutsista TNI AU seperti Rafale untuk memperkuat pertahanan Indonesia di tengah geopolitik global.