Menkeu Purbaya Rombak 36 Pejabat Eselon II, Terbanyak di Bea Cukai
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa melantik 36 pejabat eselon II Kemenkeu, terbanyak di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.
Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok./JIBI
Harianjogja.com, JAKARTA—Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengaku sudah diberi penugasan khusus oleh Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri dalam ajang Pilkada 2024.
Ahok menjelaskan bahwa diberi tugas untuk turut bantu memenangkan para calon kepala daerah dari PDIP yang akan bertarung dalam ajang Pilkada 2024. "Kalau perjanjian dengan Ibu [Megawati], saya bantu teman-teman yang mau ikut Pilkada," kata Ahok usai penutupan Rakernas V PDIP di Jakarta Utara, Minggu (26/5/2024).
Eks komisaris utama PT Pertamina (Persero) mengaku belum ada surat penugasan resmi. Menurutnya, penugasan tersebut baru disampaikan dalam bentuk lisan. Tak sampai situ, Ahok mengaku juga diminta oleh Megawati ikut membantu masyarakat. Kendati demikian, tidak dijelaskan detailnya.
"Mungkin ibu pengen saya keliling, untuk supaya memastikan tidak ada masyarakat yang ada masalah, minta solusi, minta bantuan, enggak sampai gitu loh. Itu sih yang saya tahu," katanya.
Terkait dengan apakah ada penugasan untuk menjadi calon gubernur dalam ajang Pilkada 2024, Ahok menyatakan belum tahu. Dia tidak menampik sempat masuk bursa calon gubernur Sumatra Utara (Sumut) 2024, namun dirinya sendiri bingung. "Saya juga enggak gitu paham Sumut juga," ungkapnya.
BACA JUGA: Singgih Curhat soal Peluang Maju di Pilkada Jogja
Terkait namanya yang juga masuk bursa calon Gubernur Jakarta 2024, Ahok kembali menyatakan belum pernah diperintah oleh Megawati untuk maju sebagai kepala daerah.
Dia menegaskan hanya diperintah untuk bantu calon kepala daerah yang akan maju dalam ajang Pilkada 2024.
Sebelumnya, ketika berikan pidato politik dalam penutupan Rakernas V PDIP, Megawati menyapa Ahok yang hadir.
Dia mengatakan bahwa Ahok sudah menemuinya agar diberikan penugasan. Oleh sebab itu, Megawati sudah sudah memberikan tugas kepada Ahok. Meski demikian, dia tidak mengungkap penugasan apa yang diberikannya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa melantik 36 pejabat eselon II Kemenkeu, terbanyak di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.
KPK buru keterangan Heri Black usai rumahnya digeledah terkait kasus korupsi Bea Cukai. Sempat mangkir, perannya kini disorot.
Penemuan jasad Pariman terkubur di dapur rumah di Boyolali gegerkan warga. Polisi masih selidiki penyebab kematian.
Kulonprogo gabungkan OPD akibat kekurangan ASN. Sebanyak 345 PNS pensiun, rekrutmen minim, birokrasi dirampingkan.
Dosen UNISA Jogja jadi dosen tamu di UKM Malaysia, kupas kesehatan mental, otak, hingga isu bunuh diri lintas disiplin.
Indonesia jadi target baru sindikat judi online dan scam internasional. 320 WNA ditangkap di Jakarta, DPR minta pengawasan diperketat.