Duh! Meski Belum Mapan, Rerata Gen Z Utang Pinjol Rp5,1 Juta
Jargon menggenjot inklusi keuangan sepertinya perlu ditinjau ulang, seiring maraknya fenomena masyarakat yang memanfaatkan kemudahan akses pinjol.
Presiden Joko Widodo seusai menghadiri pertemuan rutin dengan seluruh ketua umum partai Koalisi Indonesia Kerja di Rumah Makan Seribu Rasa, Selasa (15/1/2019)/Bisnis-Aziz R
Harianjogja.com, JAKARTA--Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku tidak butuh latihan untuk menghadapi debat capres-cawapres sesi pertama yang akan berlangsung Kamis (17/1/2019) besok.
Saat ditemui dalam awak media dalam pertemuan bersama seluruh ketua partai politik Koalisi Indonesia Kerja (KIK) yang mengusung Jokowi-Ma\'ruf Amin di Restoran Seribu Rasa, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (15/1/2019), Jokowi yang mengenakan baju putih dan peci hitam ini mengungkapkan bahwa pertemuan tersebut tidak spesifik mempersiapkan Debat Pilpres 2019.
Presiden RI ke-7 ini menyatakan sembari bergurau bahwa dirinya tidak perlu berlatih mempersiapkan debat capres-cawapres. "Enggak, enggak. Debat saja pakai latihan," ujar pria kelahiran Surakarta, Jawa Tengah, 21 Juni 1961 ini sembari berjalan menuju mobilnya.
Sesaat setelah itu, Ketua Tim Kampanye Nasional *TKN) Jokowi-Ma\'ruf Erick Thohir melanjutkan pembicaraan kepada awak media. Ia menegaskan pasangan calon nomor urut 01 telah terbiasa menjalani debat lewat pengalaman dari berbagai pemilu yang telah dijalani. Seperti Debat Pilwakot Solo 2005, Debat Pilgub DKI Jakarta 2012, dan Debat Pilpres 2014.
Sedangkan cawapres Kiai Ma\'ruf Amin yang belum pernah menjalani debat, sempat diberi pelatihan oleh tim persiapan debat TKN Jokowi-Ma\'ruf.
"Cawapres ada latihan kemarin sempat sekali, karena kan beliau harus terbiasa dengan sistem debat. Kalau pak Jokowi sudah biasa, sudah berapa kali [menjalani debat pemilu]," ungkap Erick.
Tetapi Erick mengungkapkan, tidak menutup kemungkinan bahwa Jokowi dan Kiai Ma\'ruf juga diagendakan berlatih bersama.
"Saya rasa belum di-schedule-kan. Saya rasa mereka sudah punya komunikasi yang sangat bagus," ujar Erick.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Jargon menggenjot inklusi keuangan sepertinya perlu ditinjau ulang, seiring maraknya fenomena masyarakat yang memanfaatkan kemudahan akses pinjol.
Katedral Jakarta gelar 4 misa Kenaikan Yesus 2026, 2.300 umat hadir. Polisi amankan 860 gereja selama libur panjang.
Xi Jinping dan Donald Trump sepakat bangun hubungan baru China-AS, tapi isu Taiwan jadi ancaman serius konflik global.
Leo/Daniel melaju ke perempat final Thailand Open 2026 usai kalahkan wakil China. Siap hadapi tuan rumah dengan permainan agresif.
Gunungkidul ajukan pembangunan 9 jembatan senilai Rp27 miliar. Gantikan crossway rawan banjir demi kelancaran akses warga.
Disbud Bantul angkat sejarah Tan Djin Sing dan Madukismo. Generasi muda diajak memahami jejak Tionghoa di Jogja.