Staf RS di Boyolali Gelapkan Rp628 Juta, Habis untuk Judol dan Pinjol
Eks staf RS di Boyolali gelapkan Rp628 juta, dipakai judol dan pinjol. Polisi ungkap modus manipulasi laporan keuangan.
Presiden Joko Widodo (Jokowi). /Suara.com-Dwi Bowo Raharjo
Harianjogja.com, BLITAR- Presiden sekaligus capres nomor urut 01 Joko Widodo angkat bicara soal kabar surat suara 7 kontainer yang disebut hoaks.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak semua pihak untuk tidak menebar fitnah dan hoaks menjelang kontestasi Pilpres 2019. Hal itu disampaikannya dalam mengomentari adanya hoaks tujuh kontainer surat suara yang sudah dicoblos.
"Ya itulah. Ini kan hoaks. Kartu itu kan belum dicetak, sudah muncul fitnah-fitnah seperti itu. Marilah kita hindari fitnah-fitnah seperti itu," kata Jokowi usai menyerahkan 2.500 sertifikat tanah untuk warga kota dan Kabupaten Blitar di Pendopo Bupati Blitar, Jawa Timur, Kamis (3/12/2018).
Kepala Negara mengajak semua pihak untuk menjaga ketenangan menjelang hampir tiga bulan lagi pelaksanaan kontestasi politik Pemilu 2019. Ia juga meminta semua pihak untuk menjaga kesejukan dalam pesta demokrasi lima tahunan itu.
"Semuanya menjaga ketenangan. Semuanya harus sejuk dalam menyampaikan hal-hal yang berkaitan dengan politik sehingga tidak menjadi pikiran-pikiran jelek dari masyarakat," imbaunya.
Menurut Jokowi, hoaks tujuh kontainer surat suara yang sudah dicoblos dapat menimbulkan pikiran-pikiran negatif di masyarakat. Sehingga, nantinya masyarakat dapat menyimpulkan adanya kecurangan dalam pelaksanaan demokrasi.
Dia pun menilai bahwa hoaks tersebut bisa menimbulkan masalah hukum bagi penyebar hoaks tujuh kontainer surat suara yang sudah dicoblos tersebut.
"[Ini] bisa menjadi masalah hukum nanti kalau seperti itu dilakukan," tandasnya.
Sebelumnya, Ketua KPU Arief Budiman membantah adanya surat suara yang telah dicoblos sebanyak 80 juta suara yang diletakkan ke dalam tujuh kontainer di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.
KPU dan Bawaslu langsung memastikan kabar tersebut ke sana. Namun, para penyelenggara Pemilu itu hanya mendapatkan informasi tersebut hoaks lantaran surat suara juga belum dicetak. KPU dan Bawaslu kemudian melaporkan informasi hoaks ini ke Bareskrim Polri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Eks staf RS di Boyolali gelapkan Rp628 juta, dipakai judol dan pinjol. Polisi ungkap modus manipulasi laporan keuangan.
Jadwal Bus KSPN Jogja 2026 lengkap. Wisata ke pantai mulai Rp12 ribu dari Malioboro, praktis tanpa kendaraan pribadi.
Jadwal SIM keliling Gunungkidul Mei 2026 lengkap lokasi, layanan SIMMADE, hingga SIM malam di Wonosari.
Top Ten News Harianjogja edisi Kamis 28 Mei 2026, rangkuman isu penting Jogja mulai polemik ibadah, pendidikan, hingga ekonomi.
Jadwal SIM keliling Bantul Mei 2026 lengkap lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM A dan C.
Rute Trans Jogja 2026 lengkap dengan tarif terbaru dan sistem pembayaran digital. Praktis, murah, dan bebas macet di Jogja.