KPU Minta Polisi Tangkap Penyebar Hoaks Tujuh Kontainer Surat Suara Tercoblos

Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso Kamis, 03 Januari 2019 10:37 WIB
KPU Minta Polisi Tangkap Penyebar Hoaks Tujuh Kontainer Surat Suara Tercoblos

Ketua KPU Arief Budiman. JIBI/BISNIS/Jaffry Prabu Prakoso

Harianjogja.com, JAKARTA — Isu sebanyak tujuh kontainer kotak suara yang sudah tercoblos untuk peserta pilpres nomor urut 01 dipastikan bohong. Komisi Pemilihan Umum (KPU) minta kepolisian segera menangkap pelaku.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman mengatakan bahwa telah menyampaikan kasus ini ke Cyber Crime Mabes Polri terkait dugaan pelanggaran pemilu mulai dari pembuat sampai penyebar di media sosial.

“Jadi orang-orang jahat yang mengganggu pemilu kita, yang mendelegitimasi penyelenggaraan pemilu itu harus ditangkap. Kami akan lawan,” katanya usai melakukan pengecekan ke Kantor Bea dan Cukai Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (3/1/2019) dini hari.

Arief sangat berharap pelaku sangat ditangkap karena mengganggu proses pemilu.

Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Mochammad Afifuddin yang juga ikut mengecek menjelaskan bahwa segala jenis informasi hoaks harus diperangi bersama.

“Saya kira ini menjadi bagian penting kebersamaan penyelenggara pemilu untuk memastikan. Berita bohong harus kita lawan. Berita bohong harus kita klarifikasi kebenarannya,” ucapnya.

Sebelumnya beredar rekaman ada tujuh kontainer surat suara telah dicoblos dengan total 70 juta buat. Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief pun turut mencuit. Berdasarkan pantauan Bisnis, Andi menulis  pada 20.45.

“Supaya tidak fitnah harap dicek kebenarannya. Karena ini kabar sudah beredar,” tulisnya.

Setelah periksa kembali, cuitan Andi sudah dihapus. Saat dikonfirmasi, Andi hanya mengirim tautan berita yang menulis cuitannya. Sementara itu dia tidak membalas kenapa statusnya di Twitter dihapus.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Bisnis.com

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online