Sandiaga Rogoh Kantong Pribadi Rp39,5 Miliar untuk Kampanye

Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso Rabu, 02 Januari 2019 15:17 WIB
Sandiaga Rogoh Kantong Pribadi Rp39,5 Miliar untuk Kampanye

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asy'ari/Bisnis-Jaffry Prabu Prakoso

Harianjogja.com, JAKARTA – Pasangan calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto -Sandiaga Uno melaporkan sumbangan dana kampanye.  Sandiaga Uno mengucurkan dana paling banyak untuk kampanye sebesar Rp39,5 miliar atau sekitar 73,1% dari total penerimaan. Tidak ada batasan bagi dirinya menyuntik dana untuk sosialisasi visi misi.

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asy\'ari mengatakan bahwa batasan sumbangan hanya ditujukan kepada mereka yang bukan peserta pemilihan presiden.  

“Kalau dari partai politik, partai pendukung, bukan sumbangan dana kampanye. Yang disebut sumbangan adalah di luar dari calon dan di luar partai politik,” katanya di Gedung KPU, Jakarta, Rabu (2/1/2019).

Hasyim menjelaskan bahwa berdasarkan Undang-Undang nomor 7 tahun 2017 tentang pemilu, yang disebut dengan sumbangan terdiri atas dua kategori, yaitu perorangan atau kelompok.

Khusus pilpres, individu maksimal hanya boleh menyumbang Rp2,5 miliar. Sementara badan usaha atau kelompok paling banyak Rp25 miliar.

Sementara itu pada pasal 335 UU 7 disebutkan bahwa laporan dana kampanye wajib disampaikan kepada kantor akuntan publik yang ditunjuk KPU paling lama 15 hari setelah pemungutan suara.

Sebelumnya Prabowo-Sandi mencatat total penerimaan dana kampanye hingga Desember 2018 mencapai Rp54 miliar. 

Sumber keuangan itu berasal dari Prabowo Rp13.054.967.835 (24,2%), Sandi menyumbang Rp39.500.000.000 (73,1%), Partai Gerindra Rp1.389.942.500 (2,6%), pihak lain perorangan Rp76.197.500 (0,1%), dan pihak lain kelompok Rp 28.865.500 (0,1%).

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Bisnis.com

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online