Waspada, WHO Tetapkan Ebola Kongo-Uganda Darurat Kesehatan Global
WHO menetapkan wabah Ebola di Kongo dan Uganda sebagai darurat kesehatan global akibat risiko penyebaran lintas negara.
Mendagri Tjahyo Kumolo./JIBI
Harianjogja.com, KUPANG - Kelompok radikal yang ingin mengganti Pancasila diklaim pemerintah mulai menyebar di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo memastikan kelompok radikal dan terorisme saat ini sedang "gentayangan" di Nusa Tenggata Timur (NTT).
Karena itu, dia meminta seluruh komponen masyarakat di provinsi berbasis kepulauan itu untuk sama-sama memberangusnya.
"Harus ada sikap yang jelas antara kawan dan lawan. Sikap tegas itu untuk memastikan agar kelompok radikal itu tak lagi miliki tempat di Indonesia termasuk di NTT," katanya saat berpidato dalam Rapat Paripurna Terbuka Peringatan HUT NTT ke-60 di Kupang, Kamis (20/12/2018).
Menurut dia aparat kepolisian dan TNI serta badan intelijen sudah memiliki data detail kelompok radikal itu baik nama, tempat tinggal dan seluk-beluknya.
"Dan ini sudah jadi tanggung jawab bersama. Bukan hanya TNI dan polisi semata," katanya.
Semua komponen bangsa sebut dia memiliki tanggung jawab untuk memberangus kelompok yang ingin menggantikan Pancasila yang sudah kita jadikan azas negara. "NKRI harus harga mati tak bisa digantikan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
WHO menetapkan wabah Ebola di Kongo dan Uganda sebagai darurat kesehatan global akibat risiko penyebaran lintas negara.
Jadwal SIM keliling Jogja hari ini dibuka di Alun-Alun Kidul dan drive thru Balai Kota Jogja. Cek syarat perpanjangan SIM terbaru.
Embarkasi haji berbasis hotel di YIA belum berdampak signifikan pada hotel dan wisata di Kulonprogo.
SIM keliling Bantul hari ini hadir di Halaman Kantor Kalurahan Wukirsari. Cek jadwal lengkap dan syarat perpanjangan SIM A dan C.
Bedah buku berjudul Budidaya Bawang Merah Asal Biji digelar di Padukuhan Dayakan 2, Kalurahan Kemiri, Kapanewon Tanjungsari, Gunungkidul, Rabu (20/5).
Katarak kini banyak menyerang usia muda. Faktor diabetes dan paparan UV jadi penyebab utama, kenali gejala sejak dini.