Mendikdasmen Tegaskan Ekskul Korps Kadet Tak Wajib
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan ekstrakurikuler Korps Kadet tidak wajib. Siswa bebas memilih, sedangkan pelaksanaannya diatur sekolah.
Mendagri Tjahyo Kumolo./JIBI
Harianjogja.com, KUPANG - Kelompok radikal yang ingin mengganti Pancasila diklaim pemerintah mulai menyebar di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo memastikan kelompok radikal dan terorisme saat ini sedang "gentayangan" di Nusa Tenggata Timur (NTT).
Karena itu, dia meminta seluruh komponen masyarakat di provinsi berbasis kepulauan itu untuk sama-sama memberangusnya.
"Harus ada sikap yang jelas antara kawan dan lawan. Sikap tegas itu untuk memastikan agar kelompok radikal itu tak lagi miliki tempat di Indonesia termasuk di NTT," katanya saat berpidato dalam Rapat Paripurna Terbuka Peringatan HUT NTT ke-60 di Kupang, Kamis (20/12/2018).
Menurut dia aparat kepolisian dan TNI serta badan intelijen sudah memiliki data detail kelompok radikal itu baik nama, tempat tinggal dan seluk-beluknya.
"Dan ini sudah jadi tanggung jawab bersama. Bukan hanya TNI dan polisi semata," katanya.
Semua komponen bangsa sebut dia memiliki tanggung jawab untuk memberangus kelompok yang ingin menggantikan Pancasila yang sudah kita jadikan azas negara. "NKRI harus harga mati tak bisa digantikan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan ekstrakurikuler Korps Kadet tidak wajib. Siswa bebas memilih, sedangkan pelaksanaannya diatur sekolah.
Apple menghadapi ganti rugi US$5,7 miliar atau sekitar Rp102,6 triliun setelah juri AS menyatakan Taptic Engine melanggar dua paten.
Bau bensin masuk kabin mobil jangan diabaikan. Kenali 10 penyebabnya, dari tutup tangki hingga kebocoran fuel pump.
Riset McKinsey memproyeksikan 41 juta permintaan pekerjaan hingga 2035, meski otomatisasi dapat menekan 36 juta posisi di AS.
V BTS resmi menjadi Global Brand Ambassador Nothing. Ia membintangi kampanye Headphone (1) Pro yang hadir dengan triple-driver dan ANC.
Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mempertahankan Tingkat Bunga Penjaminan (TBP) untuk simpanan rupiah dan valuta asing (valas) di perbankan