Bocah Tujuh Tahun Hanyut di Irigasi Kenokorejo Sukoharjo
Seorang bocah 7 tahun hanyut terseret arus deras di saluran irigasi Kali Proyek, Kenokorejo, Sukoharjo. Tim SAR gabungan masih lakukan pencarian intensif.
Ilustrasi pemusnahan sarang tawon di rumah warga. (Solopos-Dok)
Harianjogja.com, SUKOHARJO -- Nasib malang menimpa Muktiali, warga Perumahan Puri Gentan Asri, Desa Gentan, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Ia meninggal dunia setelah disengat tawon gung di sekujur tubuhnya, Selasa (11/12/2018) malam.
Muktiali sempat dibawa ke rumah sakit sebelum meregang nyawa.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sukoharjo, Margono, mengatakan petugas pemadam kebakaran (damkar) langsung menuju lokasi kejadian untuk memusnahkan sarang tawon. Sarang tawon itu terletak di loteng rumah korban.
“Proses pemusnahan sarang tawon cukup lama lantaran petugas kesulitan mencari akses jalan. Sarang tawon menempel di bagian atap rumah,” kata dia, saat berbincang dengan solopos.com, Rabu (12/12/2018).
Margono mengimbau agar masyarakat ekstra hati-hati apabila menemukan sarang tawon.
Dia mengatakan petugas damkar bakal memusnahkan sarang tawon dengan menyemprot air yang dicampur detergen.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos.com
RUU Perampasan Aset disebut ditolak DPR ramai di media sosial. Pengamat menegaskan pembahasan masih berjalan dan mengingatkan publik agar tidak terjebak hoaks.
Chery Q dijual mulai Rp239,9 juta di GIIAS 2026. Harga promo diperpanjang hingga 9 Agustus dengan pesanan awal melampaui 6.000 unit.
KPK memperketat sistem keamanan data dan akses dokumen perkara usai dugaan kebocoran informasi oleh pegawai internal.
Program MBG dan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih diintegrasikan untuk memperkuat ketahanan pangan dan menggerakkan ekonomi desa.
PMI Sleman mengelola 800 kilogram limbah medis padat setiap bulan. Limbah cair diolah mandiri, sementara DLH rutin melakukan monitoring.