IHSG Menguat Usai Data PDB, Saham DCII hingga AMMN Melonjak
IHSG ditutup naik 0,50% ke level 6.351 usai rilis PDB kuartal II 2026. DCII, BREN, dan AMMN memimpin penguatan saham big caps.
Sekjend PDIP Hasto Kristiyanto (tengah) saat memberikan keterangan pers kepada wartawan, Senin (26/11/2018) di kantor PDIP Cabang Sleman./Harian Jogja-Yogi Anugrah
Harianjogja.com, JAKARTA - Kubu Jokowi menanggapi rencana pemindahan posko pemenangan kubu Prabowo ke Jawa Tengah yang selama ini dikenal sebagai kandang banteng.
Rencana Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno memindahkan kantor pemenangannya ke Jawa Tengah dianggap Partai Demokasi Indonesia Perjuangan (PDIP) sebagai suatu blunder.
"Rencana Sandi tersebut justru menjadi blunder. Sebab seluruh elemen pendukung Joko Widodo-KH Ma\'ruf Amin justru semakin solid bersatu dan meningkatkan target pilpres dari 75 persen menjadi 80 persen," ungkap Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP, Hasto Kristiyanto dalam keterangan persnya, Senin (10/12/2018).
Kata Hasto, rencana tersebut justru menggelorakan semangat juang para kader PDIP di Jawa Tengah untuk memenangkan Joko Widodo-Ma\'ruf Amin pada Pilpres 2019. Jawa Tengah sendiri diketahui merupakan salah satu basis massa pendukung partai yang dipimpin Megawati Soekarnoputri.
Hasto menambahkan, membangun loyalitas pemilih bukanlah hal mudah yang bisa diraih dalam waktu singkat. Sekretaris TKN Jokowi-Ma\'ruf itu menambahkan, perlu adanya kesinambungan untuk memenangkan hati masyarakat melalui pemikiran-pemikiran positif.
"Itulah yang selama ini dilakukan Pak Jokowi," timpal Hasto.
Hasto mengatakan, rencana tim pemenangan Prabowo-Sandi itu hanyalah taktik politik jangka pendek akibat tidak solidnya koalisi tersebut.
“Itu semua pengalihan isu, atas tidak solidnya tim kampanye mereka. Mereka terapkan ilmu Sun Tzu bahwa strategi terbaik adalah menyerang. Masuk ke Jawa Tengah yang dikenal guyub dengan berbagai isu yang memecah, dipastikan akan kontraproduktif," ulasnya.
Sebelumnya, Prabowo-Sandiaga berencana akan memindahkan posko pemenangannya untuk menjaring suara lebih banyak di wilayah Jawa Tengah. Beberapa alasan Sandiaga memindahkan posko ke Jateng antara lain jumlah pemilih yang besar dan untuk mendulang suara lebih banyak di kandang banteng tersebut.
"Prabowo-Sandi menyadari, Jawa Tengah adalah medan yang menantang. Pengalaman pada Pilpres 2014, kekalahan Prabowo di Jateng besar. Oleh karenanya, Jawa Tengah menjadi perhatian khusus. Sudah dipertimbangkan kemungkinan Pak Sandi akan pindahkan pos pemenangan di Jateng," ungkap anggota BPN Prabowo-Sandi, Sudirman Said.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
IHSG ditutup naik 0,50% ke level 6.351 usai rilis PDB kuartal II 2026. DCII, BREN, dan AMMN memimpin penguatan saham big caps.
Simak jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo pada Senin 17 Agustus 2026, lengkap dengan jam keberangkatan dari Tugu dan Kutoarjo.
Sukardi meraih gelar doktor di FH UII setelah meneliti nalar hakim dalam pembuktian kesengajaan ganda pada kasus korupsi kolektif.
Cek jadwal KRL Jogja-Solo terbaru dari Stasiun Tugu Yogyakarta hingga Palur, lengkap dengan waktu keberangkatan setiap stasiun.
Simak jadwal KRL Jogja-Solo terbaru dari Palur hingga Stasiun Yogyakarta, lengkap dengan waktu keberangkatan setiap stasiun.
Tiga orang yang disebut anggota OPM tewas dalam kontak senjata dengan TNI di Distrik Eral Makawia, Kabupaten Puncak, Papua Tengah.