Waspada, WHO Tetapkan Ebola Kongo-Uganda Darurat Kesehatan Global
WHO menetapkan wabah Ebola di Kongo dan Uganda sebagai darurat kesehatan global akibat risiko penyebaran lintas negara.
Wakapolri Ari Dono Sukmanto saat masih menjabat Kabareskrim/Antara
Harianjogja.com, JAKARTA-Situasi keamanan di Nduga Papua akan dianalisa secara langsung oleh Wakapolri Komjen Pol Ari Dono Sukmanto. Hal itu dilakukan setelah terjadi insiden pembunuhan 31 pekerja dari PT Istaka Karya oleh kelompok kriminal bersenjata, Minggu 2 Desember 2018.
Kepala Divisi Humas Polri Brigjen Pol Muhammad Iqbal mengatakan setelah mendapatkan informasi mengenai aksi KKB terhadap 31 pekerja PT Istaka Karya itu, Wakapolri langsung meninjau kondisi TKP. Wakapolri menganalisa situasi keamanan di Nduga Papua.
Menurutnya, Wakapolri akan memfokuskan analisa situasi keamanan di Nduga Papua, karena lokasi lain dinilai sudah cukup aman.
"Wakapolri akan landing di sana untuk melakukan analisa situasi keamanan di Papua. Namun situasi Papua, Papua Barat misalnya relatif kondusif. Hanya saat ini konsentrasi di Nduga. Dari pagi kita sudah bergerak ke lokasi," tutur Iqbal, Selasa (4/12/2018).
Iqbal menjelaskan selain Wakapolri, Kapolda serta Pangdam juga telah tiba di TKP untuk menghitung jumlah korban pasti serta menyelamatkan korban yang masih hidup. Iqbal memastikan Kepolisian akan mengambil tindakan tegas terhadap KKB yang kini tengah dalam proses pengejaran.
"Tugas prioritas kita adalah menyelamatkan korban yang masih hidup dan mengecek jumlah korban yang tersebar di media. Sekarang Kapolda dan Pangdam sudah menuju lokasi untuk melakukan penegakan hukum, tapi yang paling penting adalah langkah penyelamatan," katanya.
Dia mengutuk keras aksi yang dilakukan oleh KKB terhadap 31 orang pekerja PT Istaka Karya tersebut. Iqbal memastikan Kepolisian dan TNI tidak akan berhenti untuk menindak para pelaku pembunuhan tersebut.
"Kita menyayangkan aksi dari KKB. Bayangkan ini adalah pekerja yang ingin membangun Papua, mensejahterakan Papua, mereka (KKB) melakukan tindakan keji itu," ujarnya.
Sementara itu, saat berita ini dibuat, sedang berlangsung konferensi pers di Kementerian PUPR terkait kasus pembunuhan terhadap 31 pekerja yang sedang membangun jembatan di Nduga, Papua. Menteri PUPR Basuki Hadimuljono memimpin langsung konferensi pers tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
WHO menetapkan wabah Ebola di Kongo dan Uganda sebagai darurat kesehatan global akibat risiko penyebaran lintas negara.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.
DPRD DIY memastikan tidak ada pemberhentian guru non-ASN. Penugasan diperpanjang hingga 2026, kesejahteraan tetap dijaga.