Ombudsman Temukan Dugaan Pungli di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan
Ombudsman RI mengungkap dugaan pungli Rp150.000 per minggu di Lapas Cibinong. Lima pejabat struktural lapas kemudian dinonaktifkan.
Ilustrasi hewan pengerat./JIBI
Harianjogja.com, NGAWI- Dinas Pertanian Kabupaten Ngawi, Jawa Timur mencatat hama tikus telah menyerang ribuan lahan persawahan di wilayah setempat hingga membuat para petani resah.
Data Dinas Pertanian Ngawi menyebutkan bahwa hama tikus telah menyerang sekitar 1.000 hektare lahan sawah di Kabupaten Ngawi. Jumlah tersebut tersebar di enam kecamatan yang ada.
"Lahan persawahan yang terserang hama tikus tersebut di antaranya di wilayah Kecamatan Paron, Ngawi, Geneng, Kwadungan, Padas, dan Kasreman," ujar Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Ngawi, Marsudi kepada wartawan, di Ngawi, Senin.
Menurut dia, populasi tikus di enam wilayah kecamatan tersebut meningkat. Bahkan, telah menyerang lokasi pembenihan para petani.
Guna membasmi dan mengantisipasi serangan hama tikus pada musim tanam nantinya, pihak Dinas Pertanian akan memberikan bantuan bom tikus gratis ke petani.
Pihaknya memahami kebingungan petani dalam mengendalikan hama tikus. Terlebih penggunaan alat jebakan tikus dari listrik telah dilarang karena sangat berbahaya.
Sesuai data, selama tahun 2018, telah ada tujuh orang meninggal dunia di Ngawi akibat tersengat aliran listrik dari jebakan tikus milik petani.
Untuk membasmi tikus, para petani menggunakan cara tradisional, di antaranya menggunakan umpan tikus, "gropyokan" tikus, maupun mengandalkan musuh alami dari tikus.
Para petani berharap hama tikus segera dapat diatasi menjelang musim tanam penghujan yang biasanya berlangsug pada bulan Desember atau Januari.
"Jika tidak segera dikendalikan, kami takut ribuan hektare sawah-sawah yang ada di Ngawi akan terancam gagal panen," kata seorang petani setempat, Suharno.
Dalam pembasmian hama tikus tersebut, selain para petani, Dinas Pertanian juga dibantu oleh personel dari TNI dan Polri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Ombudsman RI mengungkap dugaan pungli Rp150.000 per minggu di Lapas Cibinong. Lima pejabat struktural lapas kemudian dinonaktifkan.
Dugaan politik uang Pilur Panggungharjo belum dapat disimpulkan. Bawaslu Bantul meminta penanganan mengacu regulasi Pilur.
LPS mempertahankan bunga penjaminan hingga Januari 2027. Simpanan rupiah bank umum tetap 3,75%, BPR 6,25%, dan valas 2%.
DPR dan Kemenimipas sepakat membongkar fasilitas “apartemen” Lapas Cibinong setelah seluruh barang bukti didokumentasikan dan diamankan.
Aturan wajib halal pakaian jadi segera berlaku. IKM maklon khawatir terbebani sertifikasi, sementara industri hulu tekstil mengaku siap.
Imipas menyebut fasilitas “apartemen” di Lapas Cibinong tak tercatat sebagai BMN dan pembangunannya tidak menggunakan APBN.