7 Siswa SMK Ngawi Sakit Usai Santap MBG, Ini Penjelasan Polisi
Tujuh siswa SMK Pamardi Siwi 2 Ngrambe, Ngawi, mengalami mual, muntah dan pusing setelah makan MBG. Sampel makanan diuji di laboratorium.
Basuki Tjahaja Purnama. /Antara Foto-Akbar Nugroho Gumay
Harianjogja.com, JAKARTA- Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok dinilai belum tobat lantaran dikabarkan ingin merapat ke PDIP.
Juru Bicara Persaudaraan Alumni atau PA 212, Novel Bamukmin menanggapi kabar Ahok yang ingin menjadi kader Partai Demokrasi Perjuangan Indonesia (PDIP). Novel menyebut Ahok belum tobat bila memang benar akan menjadi kader partai berlambang banteng itu.
Novel menuturkan, sejatinya sah-sah saja jika Ahok memutuskan kembali terjun ke kancah politik. Kendati begitu, Novel menilai keputusan Ahok memilih PDIP menunjukan bahwa Ahok belum tobat karena memilih partai yang dinilainya sebagai pendukung penista agama.
"Saya melihat kalau Ahok masuk PDIP artinya Ahok belum taubat. Kalau Ahok taubat pasti masuk ke partai yang baik bukan partai pendukung penista agama dan kriminalisasi ulama," tutur Novel, Selasa (27/11/2018).
Ia menilai pilihan menjadi kader PDIP dianggap menguntungkan Ahok. Sebab, dengan menjadi kader PDIP Ahok akan mendapatkan perlindungan dari partai yang dinilainya sebagai partai pelindung penista agama tersebut. Terlebih, jika partai pengusung calon presiden petahana Joko Widodo atau Jokowi itu menang dalam Pilpres 2019.
"Pilihan Ahok itu karena menguntungkan buat diri Ahok. Karena Ahok di sana dapat perlindungan sebagai penista agama karena partai itu memang tempat penampungan penista agama," imbuh Novel.
"Ahok ingin berlindung di petahana apalagi petahan menang, lumayan buat Ahok lima tahun bisa leluasa mungkin melakukan kegaduhan lagi," sambung dia.
Untuk diketahui, Ahok, mantan Gubernur DKI Jakarta sekaligus mantan politisi Gerindra, disebut akan menjadi kader PDIP apabila kembali terjun ke dunia politik usai menjalani masa tahanan terkait kasus penistaan agama.
Keinginan Ahok itu diungkap Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat dalam konsolidasi pemenangan Pemilu 2019 di DPC PDIP Sleman, Yogyakarta, Senin (26/11/2018), sebagai rangkaian Safari Kebangsaan tahap kedua, yang mengatakan baru bertemu dengan Ahok.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Tujuh siswa SMK Pamardi Siwi 2 Ngrambe, Ngawi, mengalami mual, muntah dan pusing setelah makan MBG. Sampel makanan diuji di laboratorium.
BGN meminta makanan MBG yang tidak layak tidak dikonsumsi dan segera dikembalikan ke SPPG untuk diperiksa dan diinvestigasi.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 13 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Jogja. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
BGN membuka kanal khusus bagi guru untuk melaporkan keluhan, temuan, dan pengaduan terkait pelaksanaan Program MBG di sekolah.
Sebanyak 212 orang berhasil dievakuasi dari kebakaran KMP Putri Yasmin di Selat Lombok. SAR melanjutkan pencarian pada Kamis.
Heatstroke dapat mengancam nyawa saat cuaca panas. Kenali gejala, pertolongan pertama, dan kelompok yang lebih rentan mengalaminya.