Waspada, WHO Tetapkan Ebola Kongo-Uganda Darurat Kesehatan Global
WHO menetapkan wabah Ebola di Kongo dan Uganda sebagai darurat kesehatan global akibat risiko penyebaran lintas negara.
Ma\'ruf Amin/ANTARA FOTO-Rivan Awal Lingga
Harianjogja.com, JAKARTA- Presiden Jokowi dinilai oleh tokoh oposan Rizieq Shihab hanya melakukan pencitraan ke publik terkait kinerjanya.
Calon Wakil Presiden nomor urut 01, Maruf Amin menanggapi komentar pentolan FPI Rizieq Shihab yang menyebut Presiden Joko Widodo hanya melakukan pencitraan di tengah masyarakat.
Menurut Ma\'ruf, pasangannya di pilpres 2019 tersebut hanya bekerja sehingga memang lahir citra bagus. Bukan hanya mencari pencitraan.
"Pak jokowi itu bekerja, kerja kerja, dan dari kerja itu lahir citra bagus, dan saya kira itu konsekuensi saja, bukan nyari pencitraan, bagaimana membangun kesejahteraan masyarakat," kata Ma\'ruf Amin di Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Sabtu (10/11/2018).
Dia menyampaikan, selama periode pertama menjadi kepala negara, Jokowi langsung mendapatkan nilai positif dari masyarakat karena langsung mempratikkan kinerjanya dalam sistem pemerintahan.
"Jadi bukan membuat pencitraan. Pencitraan untuk apa ? Tapi kerjanya itu ada citra yang bagus," ujar Maruf.
Ma\'ruf beranggapan bahwa, Rizieq terlalu berlebihan menyebut Joko Widodo hanya mencari pencitraan. "Iyalah, masa pak Jokowi mencari pencitraan," tutup Maruf.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
WHO menetapkan wabah Ebola di Kongo dan Uganda sebagai darurat kesehatan global akibat risiko penyebaran lintas negara.
Gerakan tersebut diwujudkan melalui implementasi aplikasi STUPA, yaitu layanan keuangan digital berbasis aplikasi uang elektronik.
Kulonprogo masih aman dari kekeringan di awal kemarau 2026. BPBD siaga droping air bersih diperkirakan mulai Agustus.
Subaru membatalkan mobil listrik internal setelah laba operasional anjlok 90 persen akibat tekanan tarif impor Amerika Serikat.
Veda Ega unggul klasemen Moto3 2026 meski kalah top speed dari Hakim Danish. Duel keduanya makin ketat di lintasan.
Sharenting anak di media sosial berisiko kebocoran data, pelacakan lokasi, hingga pencurian identitas menurut studi Kaspersky dan SIT.