Gempa Sukabumi M4,5 Dipicu Sesar Aktif Bawah Laut
Gempa Sukabumi Magnitudo 4,5 mengguncang Jawa Barat akibat aktivitas sesar aktif bawah laut, BMKG pastikan belum ada gempa susulan.
Pesawat Malaysia Airlines
Harianjogja.com, ADELAIDE - Masalah teknis terjadi dalam penerbangan Malaysia Airlines dari Kuala Lumpur. Penumpang mengatakan, mereka diberitahu bahwa masalah teknis menjadi alasan penundaan jadwal terbang sebelum mendarat di Adelaide pada Jumat (9/11/2018) pagi.
Penerbangan MH139 dijadwalkan untuk mendarat di Bandara Adelaide antara 7:30 pagi dan 8:00 pagi, tetapi pesawat itu berputar-putar di atas Teluk St Vincent dan kemudian melewati pinggiran utara kota sebelum mendarat dengan selamat di bandara dengan keterlambatan lebih dari 20 menit.
Manajemen Bandar Udara Adelaide mengatakan baik status siaga maupun darurat tidak diberlakukan, dan tidak jelas alasan penundaan tersebut.
Juru bicara Airservices Australia mengatakan bahwa permintaan untuk berputar-putar diajukan oleh pilot bukannya petugas kontrol lalu lintas udara.
Salah satu penumpang mengatakan bahwa mereka diberitahu selama penerbangan bahwa ada masalah teknis, dan ia takut akan pengalaman itu.
"Kami berpikir \'apa yang terjadi?\' Karena sudah siap untuk mendarat, itu akan turun, dan kemudian naik lagi," katanya.
"Setelah beberapa lama, kami diberitahu ada masalah teknis, tetapi kami panik."
"Mereka tidak memberi tahu kami sampai 20 menit setelah apa yang terjadi dan kemudian mereka mengatakan bahwa mereka tak bisa mendarat tepat waktu."
Penumpang melacak kemajuan penerbangan, tetapi mengatakan rinciannya terus berubah.
"Kami bisa lihat di peta bahwa pesawat ini pergi ke wilayah Elizabeth lalu kembali dan berputar-putar di Bandara Adelaide tetapi tidak mencapai Bandara Adelaide," katanya.
"Saya bisa lihat satu menit lagi lalu 1 kilometer lagi dan kemudian itu berubah ke 14 menit dan berubah lagi beberapa menit lebih lama."
"Orang-orang tak banyak bereaksi tetapi saya pikir semua orang panik. Mereka berpura-pura mereka tenang, tetapi mereka tidak. "
Penumpang lain mengatakan ia terkejut ketika pesawat terlihat membatalkan pendaratannya.
"Saya bisa melihat Mount Lofty dan anda berpikir, \'baiklah kita telah melihat itu, kita akan mendarat.\' Dan kemudian pesawat naik, atau begitulah tampaknya bagi saya, "katanya.
"Kemudian pesawat berputar dalam lingkaran besar dan berupaya kedua kalinya untuk mendarat."
"Mereka mengatakan memiliki sedikit masalah teknis - saya pikir itu yang mereka katakan - dan mereka mencoba lagi untuk mendarat."
Seorang saksi di darat mengatakan pesawat itu melampaui runway sebelum mendengar pesawat membakar mesinnya.
Malaysia Airlines telah dihubungi untuk dimintai komentar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : okezone.com
Gempa Sukabumi Magnitudo 4,5 mengguncang Jawa Barat akibat aktivitas sesar aktif bawah laut, BMKG pastikan belum ada gempa susulan.
TBY menggelar Ekspresi Seni Kontemporer Lintas Generasi di Jogja dengan menghadirkan tiga koreografer dari generasi berbeda.
Harga cabai rawit di Temanggung naik menjadi Rp65.000 per kilogram akibat produksi menurun karena cuaca hujan dan permintaan tinggi.
Catat jadwal puasa Tarwiyah dan Arafah 2026 menjelang Iduladha 1447 Hijriah. Simak prediksi tanggal lengkapnya di sini.
BPJS Ketenagakerjaan Sleman genjot Peladi Makarti di 35 kalurahan untuk lindungi pekerja informal dan percepat Universal Coverage Jamsostek 2026.
Neymar kembali dipanggil timnas Brasil untuk Piala Dunia 2026. Carlo Ancelotti membawa kombinasi pemain senior dan bintang muda.