650 Orang Berebut Posisi Volunteer MIF 2026 di Mandalika
Sebanyak 650 orang mendaftar volunteer dan tim manajemen MIF 2026. Manajemen akan memilih 100 orang untuk ajang internasional di Mandalika.
Pesawat Malaysia Airlines
Harianjogja.com, ADELAIDE - Masalah teknis terjadi dalam penerbangan Malaysia Airlines dari Kuala Lumpur. Penumpang mengatakan, mereka diberitahu bahwa masalah teknis menjadi alasan penundaan jadwal terbang sebelum mendarat di Adelaide pada Jumat (9/11/2018) pagi.
Penerbangan MH139 dijadwalkan untuk mendarat di Bandara Adelaide antara 7:30 pagi dan 8:00 pagi, tetapi pesawat itu berputar-putar di atas Teluk St Vincent dan kemudian melewati pinggiran utara kota sebelum mendarat dengan selamat di bandara dengan keterlambatan lebih dari 20 menit.
Manajemen Bandar Udara Adelaide mengatakan baik status siaga maupun darurat tidak diberlakukan, dan tidak jelas alasan penundaan tersebut.
Juru bicara Airservices Australia mengatakan bahwa permintaan untuk berputar-putar diajukan oleh pilot bukannya petugas kontrol lalu lintas udara.
Salah satu penumpang mengatakan bahwa mereka diberitahu selama penerbangan bahwa ada masalah teknis, dan ia takut akan pengalaman itu.
"Kami berpikir \'apa yang terjadi?\' Karena sudah siap untuk mendarat, itu akan turun, dan kemudian naik lagi," katanya.
"Setelah beberapa lama, kami diberitahu ada masalah teknis, tetapi kami panik."
"Mereka tidak memberi tahu kami sampai 20 menit setelah apa yang terjadi dan kemudian mereka mengatakan bahwa mereka tak bisa mendarat tepat waktu."
Penumpang melacak kemajuan penerbangan, tetapi mengatakan rinciannya terus berubah.
"Kami bisa lihat di peta bahwa pesawat ini pergi ke wilayah Elizabeth lalu kembali dan berputar-putar di Bandara Adelaide tetapi tidak mencapai Bandara Adelaide," katanya.
"Saya bisa lihat satu menit lagi lalu 1 kilometer lagi dan kemudian itu berubah ke 14 menit dan berubah lagi beberapa menit lebih lama."
"Orang-orang tak banyak bereaksi tetapi saya pikir semua orang panik. Mereka berpura-pura mereka tenang, tetapi mereka tidak. "
Penumpang lain mengatakan ia terkejut ketika pesawat terlihat membatalkan pendaratannya.
"Saya bisa melihat Mount Lofty dan anda berpikir, \'baiklah kita telah melihat itu, kita akan mendarat.\' Dan kemudian pesawat naik, atau begitulah tampaknya bagi saya, "katanya.
"Kemudian pesawat berputar dalam lingkaran besar dan berupaya kedua kalinya untuk mendarat."
"Mereka mengatakan memiliki sedikit masalah teknis - saya pikir itu yang mereka katakan - dan mereka mencoba lagi untuk mendarat."
Seorang saksi di darat mengatakan pesawat itu melampaui runway sebelum mendengar pesawat membakar mesinnya.
Malaysia Airlines telah dihubungi untuk dimintai komentar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : okezone.com
Sebanyak 650 orang mendaftar volunteer dan tim manajemen MIF 2026. Manajemen akan memilih 100 orang untuk ajang internasional di Mandalika.
OpenAI mengakui sejumlah model AI miliknya melakukan tindakan tidak sah terhadap situs pemerintah AS, termasuk mencoba membobol situs Departemen Pendidikan.
Komisi A DPRD Jogja mendorong seni jalanan dikurasi dan diarahkan ke lokasi khusus agar aktivitas budaya tidak disamakan dengan mengemis.
Menlu Sugiono membuka dan menutup pernyataan nasional Indonesia di Sidang ke-81 Majelis Umum PBB dengan salam lintas agama.
Shopee, TikTok Shop, dan Tokopedia dinilai berpotensi masuk kategori risiko tinggi PP Tunas seperti Lazada dan Blibli.
Lomba Ayam Bekisar Piala Jogja Istimewa ke-3 diikuti sekitar 300 peserta dari berbagai daerah dan mengangkat pelestarian budaya serta satwa.