Jadi Advokat Jokowi Amin, Yusril Ihza Mahendra Pro Bono

John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri Senin, 05 November 2018 22:17 WIB
Jadi Advokat Jokowi Amin, Yusril Ihza Mahendra Pro Bono

Yusril Ihza Mahendra./JIBI-Samdysara Saragih

Harianjogja.com, JAKARTA—Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra memutuskan untuk menjadi pengacara  pro bono alias gratis tanpa biaya bagi pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut satu Joko Widodo-Ma\'ruf Amin menghadapi Pilpres 2019.

 Juru Bicara Tim Kampanye Nasional Koalisi Indonesia Kerja (TKN KIK), Arya Sinulingga mengatakan, pihaknya tidak mengeluarkan dana untuk membayar Yusril sebagai pengacara. "Dia bisa profesional untuk itu. Soal enggak dibayar, 2014 waktu diminta Prabowo- Hatta Rajasa juga enggak dibayar," katanya, Senin (5/11/2018).

Dia menambahkan bahwa pihaknya menganggap Yusril ingin bersama jokowi-Ma’ruf untuk pilpres 2019.

Menurutnya, Yusril ingin pemilu yang bersih, kredibel, dan bermartabat. Maunya itu terjadi, makanya dia bersedia bergabung dengan kita menjaga proses demokrasi, katanya.

“Keputusan memilih Yusril Ihza Mahendra sebagai pengacara bagi pasangan Joko Widodo-Maruf Amin sudah dipikirkan matang-matang. Pengalaman Ketua Umum PBB itu dalam menangani kasus tak usah diragukan,” ujarnya. Apalagi, ujarnya, Yusril merupakan ahli hukum politik selain ahli Hukum Tata Negara.

“Untuk urusan politik apapun, dia tangguh banget. Apalagi, kemampuan Yusril dari sisi hukum politik tata negara tidak perlu diragukan,” katanya.

Keputusan yang diambil Yusril Ihza yang juga Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) itu memunculkan berbagai tanggapan dari para politisi.

Direktur Advokasi dan Hukum Badan Pemenangan Nasional (BPN) calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut dua Prabowo Subianto-Sandiaga S. Uno, Sufmi Dasco Ahmad mengaku menghormati pilihan Yusril.

Dia mengatakan sebagai seorang advokat, Yusril paham akan kode etik yang tidak membolehkan menolak klien. Apalagi Yusril sudah mengakui menerima tawaran itu sebagai profesional. “Ya enggak apa-apa, namanya juga hak seseorang, kita kan enggak bisa menghalang-halangi," katanya kepada wartawan, Senin.

Dasco pun berharap Yusril terus profesional dalam bekerja menjadi pengacara Jokowi-Amin. "Harapan kami ya, bicara sebagai lawyer profesional, ya kita berharap juga nanti juga dalam melakukan tugas-tugasnya juga profesional," ujar Dasco.

Dia menambahkan bahwa kalaupun posisi Yusril itu akan menjadi pilihan politiknya juga tidak ada masalah karena memang hal itu merupakan haknya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Kabar24.com

Share

Nugroho Nurcahyo
Nugroho Nurcahyo Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online