Anggaran Paskibraka Jateng Dipangkas, Kuota Tetap 45 Orang
Anggaran Paskibraka Jateng 2026 turun menjadi Rp500 juta-Rp600 juta. Kuota 45 peserta tetap dipertahankan untuk upacara HUT RI.
Ilustrasi evakuasi Lion Air JT610. /Okezone
Harianjogja.com, JAKARTA- Petugas medis belum menemukan satu pun jasad korban pesawat Lion Air PK-LQP penerbangan JT610 yang mengalami luka bakar.
Kepala Rumah Sakit (RS) Polri Kombes Musyafak mengungkapkan dari puluhan kantong jenazah korban jatuhnya Pesawat Lion Air PK-LQP dengan nomor penerbangan JT-610 di perairan laut Karawang, Jawa Barat, tidak ada satupun yang mengalami luka bakar.
"Dari 48 kantong jenazah yang dikirimkan ke kami tidak temui ada tanda-tanda luka bakar di body part yang dikirim," kata Musyafak di RS Polri, Jakarta Timur, Kamis (1/11/2018).
Kepastian itu didapatkan oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri setelah melakukan pemeriksaan terhadap 48 kantong mayat. Sedangkan, saat ini, polisi kembali melakukan pemeriksaan terhadap delapan kantong mayat lainnya.
Sehingga, sampai empat hari setelah kejadian kecelakaan itu, RS Polri telah menerima 56 kantong mayat dengan 238 bagian tubuh korban yang dilakukan proses identifikasi.
"Hari ini pemeriksaan posmortem delapan kantong jenazah, nanti sore kami lakukan rekonsiliasi, setelah itu akan diliris, apakah ada yang terindentifikasi atau tidak, nanti kami rilis," papar Musyafak.
Sampai saat ini, tim DVI Polri baru berhasil mengidentifikasi satu korban pesawat Lion Air, atas nama Jannatun Cintya Dewi (24) asal Sidoarjo.
Sementara, kata Musyafak untuk saat ini, data antemortem yang sudah ada 212 orang dari keluarga korban yang sudah melapor ke RS Polri. Namun, pihak RS Polri baru melakukan pengambilan tes DNA kepada 152 orang keluarga korban.
"Jadi memang ada satu korban yang double data antemortemnya. Masih ada 37 anggota keluarga korban yang belum kami ambil DNA-nya," tutup Musyafak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Anggaran Paskibraka Jateng 2026 turun menjadi Rp500 juta-Rp600 juta. Kuota 45 peserta tetap dipertahankan untuk upacara HUT RI.
Jadwal DAMRI Bandara YIA lengkap dengan rute ke Sleman, Kota Jogja, Gamping, Condongcatur, dan tarif Rp80.000.
Jadwal KA Bandara YIA Jogja hari ini lengkap reguler dan Xpress. Cek jam berangkat agar tak ketinggalan pesawat.
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan berdasarkan data resmi KAI Access.
Jadwal KRL Solo-Jogja tersedia 12 perjalanan dengan tarif Rp8.000. Cek jadwal lengkap tiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 10 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jam keberangkatan, stasiun tujuan, dan tarif Rp8.000.