Libur Sekolah, Penumpang KA di Jogja Melonjak 40 Persen
Penumpang kereta api di wilayah Daop 6 Jogja melonjak 40 persen saat libur sekolah, capai 63 ribu orang.
Pasangan bakal capres dan cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno tes kesehatan di RSPAD, Senin (13/8/2018)/Okezone-Fahreza Rizky
Harianjogja.com, JAKARTA- Pasangan calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno telah mengumpulkan dana sumbangan kampanye sebesar Rp31,74 miliar per Oktober 2018 dari berbagai sumber termasuk sumbangan dari partai politik. Namun, yang tercatat hanya Partai Gerindra yang baru memberikan suntikan dana kepada Prabowo-Sandiaga.
Bendahara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Thomas Djiwandono menjelaskan bahwa tim Prabowo-Sandiaga menerima sumbangan dana yang berasal dari masing-masing kandidat, yakni Prabowo dan Sandiaga, sumbangan dari partai politik, perseorangan dan kelompok.
Akan tetapi untuk partai politik, baru Partai Gerindra lah yang memberikan sumbangannya senilai Rp1.389.942.500 atau sekitar 4,38% dari seluruh dana kampanye yang telah dihimpun sejak 23 September 2018 hingga 22 Oktober 2018.
Dengan adanya data tersebut, Thomas meyakini bahwa hal tersebut bukan menunjukan tidak ada kepedulian dari partai pengusung lainnya, yakni Partai Demokrat, Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
“Belum ada sumbangan dari partai lain bukan berarti partai lain tidak mendukung," kata Thomas di Media Center Prabowo-Sandiaga, Jalan Sriwijaya I, Jakarta Selatan, Selasa (23/10/2018).
Koordinator juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Dahnil Anzar Simanjuntak pun mendukung pernyataan Thomas. Menurutnya partai-partai pengusung yang sudah disebutkan di atas pastinya akan turut menyumbangkan dana untuk kampanye Prabowo-Sandiaga.
"Ini baru sebulan. Tentu ke depan nantinya teman-teman partai lain akan ikut menyumbang," ujar Dahnil.
Data keuangan di atas merupakan data yang diungkapkan tim Prabowo - Sandiaga untuk menjunjung tinggi nilai transparansi atas adanya dana yang masuk dan keluar selama masa kampanye.
Diketahui sebelumnya Prabowo-Sandiaga telah menyerahan dana kampanye awal ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada 23 September lalu. Saat itu Prabowo menyerahkan dana kampanye sebesar Rp1 miliar dan Sandiaga sebesar Rp1.275.719.364.
Kemudian pada Oktober 2018, Prabowo kembali menyumbangkan dana kampanye senilai Rp3.761.439.000 dan Sandiaga sebesar Rp26.576.238.239. Sandiaga menjadi penyumbang dana kampanye terbesar per Oktober 2018.
Selain itu adapun sumbangan dana yang bersumber dari Partai Gerindra sebesar Rp.1.389.942.500, perseorangan Rp10.050.000 dan kelompok Rp2.570.000.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
Penumpang kereta api di wilayah Daop 6 Jogja melonjak 40 persen saat libur sekolah, capai 63 ribu orang.
India minta WhatsApp tunda fitur username karena khawatir dipakai penjahat siber. WhatsApp membela diri dengan perlindungan berlapis. Fitur ini masih opsional.
Beta Mom, gaya asuh santai yang viral di TikTok dan Wall Street Journal. Lawan helicopter parenting, fokus pada fleksibilitas dan kebahagiaan ibu-anak.
Animaccord membantah tuduhan bahwa Masha and the Bear menjadi alat propaganda Rusia. Studio menegaskan serial itu hanya mengusung nilai persahabatan dan imajina
Maroko lebih diunggulkan menghadapi Kanada pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 berkat pengalaman, organisasi permainan, dan performa konsisten.
Pelaku usaha pigura di Sleman tertekan akibat kenaikan harga kaca dan kayu hingga 40 persen. Di saat yang sama, penjualan dilaporkan turun hingga 50 persen.