Waspada! Katarak Kini Serang Usia Muda, Kenali Penyebab dan Gejalanya
Katarak kini banyak menyerang usia muda. Faktor diabetes dan paparan UV jadi penyebab utama, kenali gejala sejak dini.
Pekerja beraktivitas di kawasan proyek pembangunan Apartemen Meikarta, di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Senin (15/10/2018)./ANTARA-Risky Andrianto
Harianjogja.com, JAKARTA- Kubu Prabowo Subianto curiga duit suap proyek Meikarta mengalir ke kubu Jokowi.
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Ferry Juliantoro menduga, terdapat aliran dana suap izin proyek Meikarta Bupati nonaktif Bekasi Neneng Hasanah yang masuk ke kantor Tim Kampanye Nasional Jokowi-Maruf Amin.
Juru Bicara Capres dan Cawapres nomor urut 2 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno itu menyebut, dugaan itu patut dikemukakan setelah Bupati Neneng ditangkap dan ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi, setelah menjadi tersangka kasus suap perizinan proyek Meikarta.
"Bupati Bekasi Neneng Hasanah itu kan tim sukses Jokowi - Maruf Amin, aliran suap itu patut diduga masuk dalam pendanaan kegiatan kampanye mereka," kata Ferry Juliantono, seusai pembekalan Caleg Partai Gerindra di Semarang, Selasa (23/10/2018).
Ferry berharap, timses Capres dan Cawapres nomor urut 1 tersebut segera mengklarifikasi dugaan atas aliran dana suap yang sekaligus melibatkan pengusaha Grup Lippo—pengembang proyek Meikarta.
"Kami menduga bahwa uang tersebut akan digunakan timses Jokowi – Maruf Amin. Selain proyek Meikarta juga bisa diduga ada dana dari proyek lain yang terdapat campur tangan kepala daerah,” tudingnya.
Ferry sendiri menuturkan, dugaan seperti itulah yang membuat Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto – Sandiaga Uno tidak mau melibatkan kepala daerah sebagai timses.
"Koalisi partai Prabowo - Sandiaga tidak mau menggunakan kepala daerah, baik bupati, wali kota maupun gubenur. Kami mengkhawatirkan ketika seorang kepala daerah terlibat, kemudian memunculkan dugaan uang negara digunakan sebagai penggalangan dana politik," paparnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Katarak kini banyak menyerang usia muda. Faktor diabetes dan paparan UV jadi penyebab utama, kenali gejala sejak dini.
Disdag Kota Jogja menemukan Minyakita dijual Rp21.000 per liter di Pasar Giwangan sebelum pedagang mendapat pembinaan.
Oman dan Iran membahas kebebasan navigasi Selat Hormuz di tengah negosiasi Iran-AS dan potensi pelonggaran sanksi minyak.
Pasangan pengantin di Bekasi rugi Rp85,5 juta usai diduga menjadi korban penipuan wedding organizer yang kabur jelang resepsi pernikahan.
Selamat pagi pembaca setia Harianjogja.com. Semoga aktivitas Anda hari ini berjalan lancar dan penuh energi positif. Dari tlatah Ngayogyakarta Hadiningrat
Antrean penyeberangan saat libur Iduladha 2026 diprediksi naik hingga 20%, terutama di lintasan Merak–Bakauheni dan Ketapang–Gilimanuk.