OPINI: Bayi yang Tidak Diinginkan: Ujian Etika dan Kemanusiaan Kita
Seorang bayi tidak pernah memilih untuk dilahirkan. Ia tidak bersalah atas kondisi yang melatarbelakangi kehamilan.
Prabowo Subianto-Joko Widodo. Olah foto (nuc)./JIBI-doc
Harianjogja.com, JAKARTA- Kubu Jokowi-Ma\'ruf Amin kini tengah mendekati politikus senior sekaligus pengusaha Aburizal Bakrie atau yang biasa disapa Ical.
Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar Lodewijk Freidrich Paulus meyakini Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Aburizal Bakrie (ARB) akan kompak/solid mendukung pasangan Joko Widodo-Ma\'ruf Amin dalam Pemilu Presiden (Pilpres) 2019.
"ARB saat pelepasan calon anggota legislatif pada 23 September menegaskan beliau perintahkan kepada para caleg memenangkan Golkar di Pemilu Legislatif dan memenangkan Jokowi-Ma\'ruf di Pemilu Presiden," kata Lodewijk di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (9/10/2018).
Hal itu menurut dia menunjukkan sikap ARB yang kompak/solid mendukung keputusan DPP Partai Golkar mengusung Jokowi-Ma\'ruf.
Dia mengakui silaturahim Tim Kampanye Nasional (TKN) Koalisi Indonesia Kerja (KIK) ke kediaman ARB pada Senin (8/10/2018) malam meminta masukan ARB terkait kontestasi Pilpres.
"ARB pada 2014 ikut pertarungan Pilpres yang mendukung Prabowo. Kami minta masukan dan pandangan beliau menyikapi perkembangan serta situasi terkini," ujarnya.
Menurut dia, diskusi DPP Partai Golkar dengan para senior partai intensif dilakukan termasuk dengan ARB karena akan menghadapi Pemilu serentak yang baru pertama kali dilakukan.
Karena itu menurut dia, diperlukan bagaimana mengatur strategi agar Golkar memiliki formula dan rencana aksi yang tepat untuk menggerakan kader dalam memenangkan partai dan Jokowi-Ma\'ruf.
"Perkembangan internal partai selalu kami informasikan ke beliau sebagai tokoh senior Golkar. Beliau dari sisi luar memiliki teropong lebih tinggi dan jauh melihat Golkar seperti apa termasuk bagaimana mengatur strategi memenangkan Jokowi-Ma\'ruf," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Seorang bayi tidak pernah memilih untuk dilahirkan. Ia tidak bersalah atas kondisi yang melatarbelakangi kehamilan.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.
DPRD DIY memastikan tidak ada pemberhentian guru non-ASN. Penugasan diperpanjang hingga 2026, kesejahteraan tetap dijaga.