Seragam Baru Jukir Solo Dikritik, Wali Kota Singgung QRIS
Wali Kota Solo Respati Ardi tanggapi kritik lomba seragam jukir. Seragam baru akan dilengkapi QRIS untuk dorong parkir cashless.
Aktivis Ratna Sarumpaet (tengah) dengan rompi tahanan usai menjalani pemeriksaan di Dirkrimum Polda Metrojaya, Jakarta, Jumat (5/10). /Antara Foto-Reno Esnir
Harianjogja.com, JAKARTA- Pihak Ratna Sarumpaet meminta Pemprov DKI Jakarta memberikan surat resmi ihwal permintaan pengembalian uang senilai Rp70 juta untuk mengongkosi Ratna ke Cile.
Ratna Sarumpaet belum mau mengembalikan uang perjalanan ke Cile sebesar Rp 70 juta yang diongkosi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Kuasa hukum Ratna Sarumpaet, Insank Nazrudin meminta Pemprov DKI Jakarta memberikan surat pernyataan resmi perihal permintaan pengembalian uang itu.
Seluruh pembiayaan perjalanan Ratna Sarumpaet ke Cile ditanggung oleh Pemprov DKI, namun Ratna Sarumpaet batal berangkat lantaran ditangkap polisi. Insank mengatakan, hingga kini pihaknya belum mendapatkan pernyataan resmi baik lisan maupun tulisan dari Pemprov DKI Jakarta mengenai permintaan pengembalian uang. Ia pun meminta agar Pemprov DKI dapat menyiapkan surat formal jika uang itu harus dikembalikan.
"Pemberitahuan belum ada, Pemprov DKI baru beritahu melalui media ya, belum ada pemberitahuan resmi ke kami baik secara lisan ataupun tulisan," kata Insank saat dihubungi Suara.com-jaringan Harianjogja.com, Senin (8/10/2018).
Insank menjelaskan, jika surat pernyataan resmi telah ia terima maka ia bersama tim akan melakukan kajian terlebih dahulu. Hal itu dilakukan guna memastikan apakah benar ada perjanjian dari awal yang menyatakan Ratna Sarumpaet harus mengembalikan uang akomodasi.
"Harus kita lihat dulu ya apakah memang kegiatannya karena tidak jadi lalu ada pernyataan dana dikembalikan atau gimana, itu harus dikroscek juga," ungkap Insank.
Namun, jika surat pernyataan resmi itu tidak juga keluar maka tim pengacara Ratna Sarumpaet menilai permintaan pengembalian uang itu tidak benar-benar ada. Sehingga, Ratna Sarumpaet tidak perlu mengembalikan uangnya.
"Kan kita mengetahui baru dari santer kabar beredar saja, gimana kita mau nguji kebenarannya," pungkasnya.
Ratna Sarumpaet terpilih menjadi salah satu aktivis asal Indonesia yang berkesempatan menjadi pembicara dalam The 11th Women Playrights International Conference 2018 di Santiago, Chile. Sejak akhir 2017, Ratna Sarumpaet telah mengirimkan surat undangan dari pihak panitia WPIC untuk menghadiri acara itu, namun baru disetujui oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan pada Februari 2018.
Ratna Sarumpaet mendapatkan pembiayaan untuk akomodasi selama di Chile sebesar Rp70 juta dan bantuan koordinasi dengan panitia WPIC. Seharusnya, ia sudah berangkat pada Kamis (4/10/2018) malam namun lantaran terlilit kasus penyebaran hoax ia terpaksa diringkus di polisi saat hendak melakukan perjalanan ke Cile di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara
Wali Kota Solo Respati Ardi tanggapi kritik lomba seragam jukir. Seragam baru akan dilengkapi QRIS untuk dorong parkir cashless.
Shakira memenangkan kasus pajak di Spanyol setelah delapan tahun. Pengadilan memerintahkan pengembalian dana Rp1,1 triliun.
Arema FC memburu kemenangan atas PSIM Jogja pada laga terakhir Super League 2025/2026 demi memperbaiki posisi klasemen.
MotoGP Catalunya 2026 diwarnai penalti tekanan ban yang membuat Joan Mir kehilangan podium dan mengubah klasemen sementara.
Pemkot Jogja mulai menyiapkan guru dan menggandeng kampus menyambut kebijakan Bahasa Inggris wajib di SD mulai 2027.
Xiaomi membatalkan proyek ponsel ultra-tipis Xiaomi 17 Air karena tak ingin mengorbankan performa, baterai, dan kualitas pengguna.