Tangisan Rini Soemarno saat Beri Penghargaan ke Anthonius Gunawan

Newswire
Newswire Sabtu, 06 Oktober 2018 23:50 WIB
Tangisan Rini Soemarno saat Beri Penghargaan ke Anthonius Gunawan

Menteri BUMN Rini Soemarno (kiri) bersama Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (kanan).(JIBI/Bisnis Indonesia/Endang Muchtar)

Harianjogja.com, SURABAYA- Pemerintah memberikan penghargaan kepada seorang karyawan AirNav Indonesia yang meninggal akibat gempa Palu.

Menteri BUMN Rini Soemarno tak sanggup menahan air matanya saat memberikan penghargaan khusus untuk keluarga Anthonius Gunawan Agung.

Anthonius merupakan karyawan AirNav Indonesia yang meninggal akibat gempa, setelah membantu pesawat lepas landas di Bandar Udara Mutiara Sis Aljufrie Palu.

Di sela-sela penutupan Indonesia Business and Development (IBD) Expo 2018 di Grand City Surabaya, Sabtu (6/10/2018), Rini menaiki panggung dan langsung menyalami kedua orang tua Anthonius.

Mata Rini mulai terlihat berkaca-kaca. Ketika sesi foto bersama pun, Rini menitikkan air mata dan sesekali mengusap matanya.

Pada acara tersebut, BUMN juga menampilkan video penyerahan donasi untuk para korban gempa dan tsunami di Palu, Sigi, dan Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah.

Dalam sambutannya, Rini menyampaikan apresiasi kepada para pegawai BUMN yang gugur saat bertugas.

"Ibu hanya ingin mengingatkan, selain adik Anthonius yang kita beri penghargaan, kita juga punya pahlawan di Ternate, yaitu saat kapal feri ASDP tenggelam dan semua penumpang bisa selamat kecuali kaptennya, karena kaptennya betul-betul menjaga semua yang naik bisa mendapat pelampung dan selamat, namanya Alfred Rahasia," kata Rini seperti dikutip dari Antara.

Selain memberikan penghargaan, Rini juga menyerahkan bantuan uang untuk orang tua Anthonius dari Jamkrindo sebesar Rp 50 juta, Bank BRI Rp50 juta, Bank BNI Rp50 juta, dan santunan dari BPJS Ketenagakerjaan dan Taspen Life Rp800 juta. Mendiang juga diberikan kenaikan pangkat dua tingkat dari AirNav Indonesia.

Rini juga menyampaikan pesan kepada audiens dari generasi milenial tentang pentingnya regenerasi BUMN di tangan milenial.

"Sekarang, BUMN harus betul-betul mempersiapkan milenial-milenial untuk nantinya menjadi penerus BUMN. Karena ibu selama empat tahun ini ingin memperkuat BUMN sehingga BUMN bisa sustainable 100 tahun ke depan," katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Bhekti Suryani
Bhekti Suryani Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online