FAD DIY Siapkan Suara Anak Daerah 2026
Forum Anak Daerah (FAD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sukses menggelar hari pertama dari rangkaian kegiatan "Temu Hati #17" di Ruang Nyi Ageng Serang
Mahfud MD. /Sntarafoto-Reno Esnir
Harianjogja.com, JAKARTA - Pengeroyokan yang dialami aktivis sosial Ratna Sarumpaet hingga babak belur mengundang perhatian mantan Ketua MK Mahfud MD.
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD mengutuk keras aksi pengeroyokan terhadap aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) Ratna Sarumpaet oleh orang tak dikenal (OTK). Bila kejadian tersebut benar adanya, ia pun meminta kepolisian mengejar pelakunya.
"Mudah-mudahan tidak benar. Kalau penganiayaan terhadap @RatnaSpaet ini benar terjadi, sungguh biadab atas nama dan alasan apapun penganiyaan seperti ini sungguh terkutuk," ucap Mahfud melalui akun Twitter-nya, sebagaimana dikutip, Selasa (2/10/2018).
Sebelumnya, beredar luas di jejaring media sosial foto sosok Ratna Surampaet dalam kondisi wajahnya penuh lebam. Kini, perempuan tersebut dikabarkan sedang dirawat di sebuah rumah sakit, kendati dirinya memilih untuk menutup informasi pengeroyokan itu.
Pasalnya, ia masih trauma atas kejadian yang menimpanya. Beredarnya foto tersebut juga mengundang reaksi warganet. Bahkan, tidak sedikit netizen mengonfrimasi terhadap putrinya yakni Atika Hasiloan. Para Netizen mengungkapkan rasa simpatinya atas kejadian yang menimpa Ratna Sarumpet.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone
Forum Anak Daerah (FAD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sukses menggelar hari pertama dari rangkaian kegiatan "Temu Hati #17" di Ruang Nyi Ageng Serang
Jadwal KRL Jogja–Solo terbaru 2026 lengkap dari Tugu ke Palur. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat, praktis, dan hemat.
DPRD Bantul dukung penataan guru honorer jadi PPPK. Pemkab setop rekrutmen honorer baru hingga 2026.
Jadwal KRL Solo–Jogja terbaru 2026 lengkap dari Palur ke Tugu. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat dan efisien.
3 pelaku pembacokan pelajar di SMAN 3 Jogja ditangkap di Cilacap. Polisi masih memburu 3 pelaku lain terkait konflik geng.
Dua kakak beradik tewas dalam kecelakaan melibatkan dua truk di Ngawi. Polisi masih selidiki identitas kendaraan.