IHSG Ditutup Melemah 0,43 Persen Ikuti Bursa Asia
IHSG ditutup turun 26,16 poin atau 0,43 persen ke 6.121,70 pada Selasa (29/9/2026), mengikuti pelemahan bursa Asia.
Foto ilustrasi. /Bisnis Indonesia
Harianjogja.com, JAKARTA- Lembaga survei PolMark Research Center (PRC) Indonesia melakukan survei tentang perilaku politik warga.
Hasilnya menyebutkan masyarakat Indonesia disebut berkecenderungan tak lagi mau memakan rayuan politik uang maupun pengaruh tokoh-tokoh agama pada masa kampanye.
CEO dan Founder PolMark Indonesia Eep Saefulloh Fatah mengungkapkan, berdasarkan kajian hasil 142 survei PolMark Indonesia di tingkat nasional, provinsi, kabupaten dan kota sejak tahun 2012-2018, didapatkan fakta masyarakat semakin sadar bahwa menentukan pilihan tokoh calon pemimpin harus didasari pada hati nuraninya masing-masing.
Bahkan, peran tokoh agama yang sebelumnya berpengaruh kuat terhadap calon pemilih dalam menentukan keputusan, sudah semakin tergerus.
"Ada gejala pemilih di Indonesia semakin mandiri. Indikasinya adalah semakin banyak pemilih yang ketika ditanyakan siapa pihak yang paling berpengaruh membentuk pilihan mereka, jawabannya adalah diri sendiri. Peran tokoh agama tergerus, begitu juga tokoh partai politik,” kata Eep dalam diskusi bertajuk "Pemilih Makin Mandiri, Politik Uang Tidak Efektif" di Hotel Veranda, Pakubuwono, Jakarta Selatan, Selasa (18/9/2018).
Selain itu, gejala kecenderungan masyarakat menerima politik uang juga semakin tergerus. Fakta itu berbanding terbalik dengan pemberitaan bahwa praktik politik uang masih marak dalam momen seperti pemilihan umum atau pilkada.
“Temuan kami, survei di Jakarta tahun 2017, 86,2 persen responden menyatakan menolak politik uang. Sementara responden yang menyatakan memilih pemimpin berdasarkan keputusan diri sendiri sebanyak 71,2 persen,” jelasnya.
Karenanya, Eep menilai bahwa politik uang yang bakal marak pada masa Pemilu maupun Pilpres 2019 hanya dibesar-besarkan oleh politikus.
"Jadi aggapan orang yang bilang, bahwa politik uang amat memcekam itu hanya dibuat-buat oleh politikus," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
IHSG ditutup turun 26,16 poin atau 0,43 persen ke 6.121,70 pada Selasa (29/9/2026), mengikuti pelemahan bursa Asia.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 30 September 2026 tersedia 12 perjalanan. Cek jam berangkat dari Palur hingga tiba di Jogja.
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul Rabu 30 September 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini. Cek tarif dan jamnya.
Erick Thohir meminta Timnas Indonesia tak meremehkan Bangladesh pada laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK.
Mediasi tambang CV BKS dan warga Padukuhan Karang Kulon Progo menghasilkan titik temu. Pemda DIY menjelaskan legalitas perizinan.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo hari ini 30 September 2026, lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.