KPK Dalami Aliran Rp106,3 Miliar yang Diduga ke Nusron Wahid
KPK menelusuri aliran dana Rp106,3 miliar dalam kasus ATR/BPN yang diduga mengalir ke Nusron Wahid dan terkait layanan pertanahan.
Ketua MUI Maruf Amin (kiri) dan CEO Obsession Media Group, Usama Hisyam disela penghargaan Obsession Awards 2018 dan Womens Obsession Awards 2018 di Jakarta, Kamis (22/3/2018). (JIBI/Bisnis/Nurul Hidayat)
Harianjogja.com, JAKARTA- Persoalan khilafah dibahas oleh cawapres Ma\'ruf Amin saat menghadiri acara yang digelar Partai Perindo.
Bakal calon wakil presiden (cawapres) Ma\'ruf Amin menyebut Pancasila merupakan titik temu bagi keragaman dan kemajemukan di Indonesia. Hal ini dikatakan Ma\'ruf saat menghadiri penutupan pembekalan caleg Partai Perindo di Jakarta Concert Hall, iNews Center, Jakarta Pusat, Selasa (18/9/2018).
"Walaupun ada banyak aliran dan agama akhirnya mereka menemukan titik temu itu yakni Pancasila. Pancasila itu adalah titik temu. Istilah kiainya adalah kalimatun sawa\'," kata Ma\'ruf Amin.
Tak hanya itu, Ma\'ruf Amin juga mengajak masyarakat untuk kembali kepada Pancasila dan UUD 1945. Sebab hal tersebut merupakan kesepakatan nasional.
"UUD 45 itulah landasan berbangsa dan bernegara dengan sistem yang sudah kita tetapkan NKRI. UUD 45 itu kesepakatan nasional, ittifaqoh wathoniyah. Kesepakatan sesama saudara sebangsa dan se-Tanah Air. Karena itu maka kita harus kembali ke pangkal agar Indonesia utuh lagi. Agar tidak ada ideologi lain, sistem lain, dan tidak ada konflik ideologis," Ma\'ruf Amin menuturkan.
Ia menyebut adanya sistem khilafah bukan ditolak, melainkan tertolak dengan sendirinya di Indonesia. Sistem khilafah, kata dia, menyalahi kesepakatan yang ada di Undang-Undang 1945.
"Saya bilang khilafah itu bukan ditolak, tapi tertolak. Artinya itu otomatis tidak masuk ke Indonesia karena kita punya kesepakatan. Mengapa tertolak? Karena menyalahi kesepakatan. Kesepakatan kita dalam UUD 1945 adalah Indonesia merupakan negara republik. Selain republik, ya tertolak," ujar Ma\'ruf Amin menandaskan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara
KPK menelusuri aliran dana Rp106,3 miliar dalam kasus ATR/BPN yang diduga mengalir ke Nusron Wahid dan terkait layanan pertanahan.
JPU mengungkap temuan 74 kg emas dan 2,67 juta dolar AS dalam dakwaan TPPU Febrie Adriansyah di Pengadilan Tipikor Jakarta.
Manajer KDMP mengeluhkan ketidakjelasan kerja, penempatan jauh dari domisili, hingga mekanisme relokasi setelah menerima PKWT.
Mark Zuckerberg mengaku tak memiliki gelar sarjana saat dicecar soal dasar menilai risiko beauty filter Instagram terhadap pengguna muda.
Telkomsel dan ITNY berkolaborasi mengembangkan talenta digital mahasiswa melalui magang, guest lecturer, dan berbagai program edukasi digital.
Triumph Bonneville T40 dan T40 Black hadir dengan mesin 400 cc, desain klasik, serta fitur modern. Harga baru diumumkan pada awal 2027.