Kisah Darmo, Tukang Salon Sapi yang Bertahan Puluhan Tahun
Jelang Iduladha, jasa salon sapi di Boyolali jadi strategi pedagang tingkatkan harga jual. Kisah Darmo bertahan sejak 1980-an.
Farhat Abbas./Antarafoto-Sigid Kurniawan
Harianjogja.com, JAKARTA- Prabowo Subianto menyindir juru bicar kubu Jokowi Farhat Abbas.
Pengacara kontroversial Farhat Abbas kembali memantik perhatian dan perdebatan publik. Ia baru saja mengeluarkan pernyataan di media sosial, yang tidak memilih Jokowi menjadi Presiden 2019 akan masuk neraka.
Pernyataan Farhat yang juga merupakan juru bicara kubu Jokowi itu sampai ke telinga bakal calon presiden (capres) Prabowo Subianto. Mendengar pernyataan Farhat Abbas itu, Prabowo langsung was-was.
"Yang tidak memilih Jokowi masuk neraka? Aduh, aku masuk neraka dong kalau gitu," kata Prabowo di Kediaman Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono, Jalan Mega Kuningan Timur VIII, Jakarta Selatan, Rabu (12/9/2018).
Ucapan Farhat Abbas itu ia tulis di akun Instagramnya @farhatabbastv226. Di kesempatan yang sama, dirinya juga mengunggah foto pribadinya dengan mengenakan kaus merah bertuliskan Gerakan Nasional #2019TetapJokowi yang ditambah tulisan \'Pak Jokowi adalah Presiden Yang Menuntun Indonesia Masuk Surga\'.
Unggahan Farhat itu langsung memicu pro dan kontra dari pengguna Instagram.
Terkait hal itu, Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma\'ruf Amin, Abdul Kadir Karding langsung menegurnya. Karding khawatir, publik kemudian menilai perkataan Farhat Abbas tersebut sebagai bentuk suara dari tim kampanye Jokowi-Ma\'ruf Amin.
"Saya sudah tegur karena khawatir dianggap itu kebijakan TKN. Itu bukan kebijakan TKN. Itu murni pribadi pernyataan Pak Farhat Abbas sendiri, yang kira-kira fanatik mendukung Pak Jokowi. Kalau soal pernyataannya seperti itu, silakan tanya ke Pak Farhat sendiri," ujar Karding di Sekretariat TKN, Gedung High End, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (12/9/2018) lalu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara
Jelang Iduladha, jasa salon sapi di Boyolali jadi strategi pedagang tingkatkan harga jual. Kisah Darmo bertahan sejak 1980-an.
Shakira memenangkan kasus pajak di Spanyol setelah delapan tahun. Pengadilan memerintahkan pengembalian dana Rp1,1 triliun.
Arema FC memburu kemenangan atas PSIM Jogja pada laga terakhir Super League 2025/2026 demi memperbaiki posisi klasemen.
MotoGP Catalunya 2026 diwarnai penalti tekanan ban yang membuat Joan Mir kehilangan podium dan mengubah klasemen sementara.
Pemkot Jogja mulai menyiapkan guru dan menggandeng kampus menyambut kebijakan Bahasa Inggris wajib di SD mulai 2027.
Xiaomi membatalkan proyek ponsel ultra-tipis Xiaomi 17 Air karena tak ingin mengorbankan performa, baterai, dan kualitas pengguna.