Benarkah Tepung Singkong Bisa Digunakan untuk Padamkan Karhutla? Ini Kata BRIN
BRIN mengkaji tepung singkong untuk pemadaman karhutla. Uji skala besar disiapkan bersama Polri untuk menguji efektivitas dan teknik aplikasinya.
Ilustrasi imunisasi./Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, TEMBILAHAN-Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir, Riau menyatakan masih menunda pemberian imunisasi Measles-Rubella (MR) meski sudah ada kejelasan terkait status vaksin MR tersebut.
"Untuk sementara ini ditunda dulu dan sampai hari ini kita masih menunggu intruksi Gubernur, setelah intruksi kita terima barulah kita lakukan rapat kembali bersama DPRD dan instansi terkait bagaimana selanjutnya," ucap Kadiskes Inhil, Zainal Arifin di Tembilahan, Selasa (11/9/2018).
Zainal mengatakan, tindaklanjut program imunisasi MR akan disepakati saat rapat bersama instansi terkait dan DPRD setempat.
Dia menyebutkan, keputusan pada rapat nantinya, akan menentukan apakah program imunisasi MR di Inhil dilanjutkan atau justru ditunda sampai waktu yang tidak ditentukan.
"Saat ini imunisasi MR masih bersifat pasif dan tidak kita giatkan, namun jika ada yang minta dilayani ya tetap kita layani," tutur Zainal.
Dia bahkan mengaku sudah mengintruksikan seluruh jajarannya agar tidak turun ke sekolah terlebih dahulu sampai ada kejelasan terhadap program Pemerintah tersebut.
Saat disinggung terkait keluhan orang tua terhadap efek samping dari pemberian imunisasi tersebut, Zainal menegaskan sampai hari belum ada satu pun keluhan yang dia terima.
Meski demikian, Diskes Inhil tetap bertanggungjawab jika ada keluhan nantinya.
"Kita punya Kopja KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi), anak yang diimunisasi akan kita observasi, jadi segala dampak kemungkinan yang muncul akan kita ketahui melalui pemeriksaan," ucapnya.
Zainal memaparkan, program imunisasi MR pada dasarnya dilakukan pada Agustus-September 2018. Dari total sekitar 197.799 anak di Inhil yang menjadi sasaran imunisasi, baru sekitar 16,5% yang berhasil diimunisasi.
Angka tersebut kata dia, tentulah sangat jauh dari target yang ingin capai sedangkan waktu pelaksanaan hanya sampai September ini.
"Sebenarnya hanya dua bulan saja, tpi dengan adanya penundaan pemberian imunisasi MR ini, bisa saja waktu pelaksanaanya ditambah sampai Oktober mendatang," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
BRIN mengkaji tepung singkong untuk pemadaman karhutla. Uji skala besar disiapkan bersama Polri untuk menguji efektivitas dan teknik aplikasinya.
Komisi III DPR RI merumuskan 13 jenis tindak pidana yang menjadi sasaran RUU Perampasan Aset. Simak daftar lengkapnya.
Jepang mengeluarkan peringatan khusus hujan lebat di Fukui. Sekitar 244.000 warga diminta mengambil langkah keselamatan darurat.
Prabowo membahas penyesuaian syarat rekrutmen suku Dayak pedalaman menjadi prajurit TNI dan meminta Babinsa edukasi bahaya karhutla.
Investor mengantre masuk KEK Kendal-Batang setelah lahan terpakai 100 persen. Pemerintah menyiapkan perluasan kawasan.
Harga emas Antam hari ini 30 Agustus 2026 tetap Rp2,67 juta per gram, sedangkan harga di Pegadaian turun.