Bisa-bisanya, 2 Perwira Polisi Jadi Korban Jambret saat Naik Bajaj

Newswire
Newswire Selasa, 04 September 2018 22:37 WIB
Bisa-bisanya, 2 Perwira Polisi Jadi Korban Jambret saat Naik Bajaj

ILustrasi penjambretan/JIBI

Harianjogja.com, JAKARTA – Tindakan kriminal tidak memandang latar belakang korbannya. Kali ini, dua perwira menengah polisi asal Jawa Timur.

Saat naik bajaj di Jalan Matraman, Jakarta Timur, Selasa (4/8/2018) siang, keduanya dijambret dua pelaku yang berboncengan sepeda motor.

Korban adalah Kanit Reskrim Polsek Taluk Blitar Iptu Supriadi dan Kanit Laka Polres Kediri Iptu Toni Robi. Keduanya yang sedang bertugas di Jakarta langsung melaporkan kejadian menimpanya ke Mapolres Jakarta Timur.

Korban penjambretan, Iptu Toni Robi mengatakan, peristiwa terjadi saat dirinya bersama Iptu Supriadi naik bajaj dari arah Kampung Melayu menuju Senen. Saat melintas di Jalan Matraman, bajaj yang mereka tumpangi dipepet dua orang berboncengan motor.

“Saya main handphone di dalam bajaj. Dipepet motor, langsung yang belakang ambil handphone. Posisi sama-sama jalan,” kata Iptu Toni di Mapolres Metro Jakarta Timur seperti dilansir Okezone, Selasa (4/9/2018).

Hanphone milik Toni berhasil dibawa kabur penjambret. Sementara handphone Supriadi gagal dibawa kabur karena terjatuh.

Toni sempat melakukan perlawanan dan melepaskan bogem mentah kepada penjambret hingga terjatuh dari sepeda motor. Namun, pelaku berhasil melarikan diri dengan meninggalkan sepeda motornya.

“Sempat saya pegang pelakunya. Cuma bajaj saya enggak mau berhenti. Baru saya gedor-gedor berhenti. Setelah berhenti saya kejar tapi sudah lari mereka bawa handphone,” ujar Toni.

Kendaraan pelaku kemudian diserahkan ke Mapolres Metro Jakarta Timur. Saat ini polisi masih memburu pelaku.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : okezone.com

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online