Tragis, Dikurung di Kandang Ayam Sejak Bayi, Gadis dengan Keterbelakangan Mental Tak Bisa Berbicara

Chelin Indra Sushmita
Chelin Indra Sushmita Selasa, 04 September 2018 08:17 WIB
Tragis, Dikurung di Kandang Ayam Sejak Bayi, Gadis dengan Keterbelakangan Mental Tak Bisa Berbicara

Kandang ayam (Oddity Central)

Harianjogja.com, LISBONOrangtua mestinya memberikan perlindungan dan fasilitas untuk pertumbuhan anaknya. Namun yang terjadi ini sebaliknya.

Kisah tragis ini terjadi pada tahun 1980, ada satu kisah tragis yang dialami Maria Isabel Quaresma Dos Santos. Gadis asal Portugal tesebut menghabiskan masa kecilnya di kandang ayam. Dia hidup terisolasi dari dunia manusia akibat ulah orang tua yang memenjarakannya di kandang ayam sejak bayi.

Dilansir Oddity Central, Senin (3/9/2018), Maria Isabel dikurung di kandang ayam sejak berusia satu tahun. Gadis kelahiran 6 Juli 1970 itu dikurung oleh ibunya karena mengalami cacat mental. Keluarganya sama sekali tidak mau mengurusnya.

Maria Isabel kecil hidup bersama puluhan ayam di kandang milik orang tuanya. Sehari-hari, dia diberi makan biji-bijian, kubis, dan makanan sisa keluarga. Menariknya, para tetangga tidak mengetahui jika Maria Isabel dikurung di kandang ayam oleh orang tuanya.

Setelah delapan tahun hidup di kandang ayam, Maria Isabel akhirnya bebas. Dia dirawat oleh bibinya yang merasa prihatin dengan kondisinya. Dia sama sekali tidak bisa berbicara karena tidak terawat sejak kecil.

Sosok Maria Isabel mendadak menjadi bahan perbincangan di Portugal kala itu. Setelah bebas dari kurungan, dia dirawat di pusat rehabilitasi khusus. Dokter yang merawat menyebut dirinya mengalami cacat mental yang parah. Dia tinggal di pusat rehabiltasi itu selama 22 tahun.

Tim medis yang bekerja di pusat rehabilitasi itu melarang siapapun mengambil foto Maria Isabel. Kini, Maria Isabel berusia 48 tahun. Namun, menurut sejumlah laporan tingkat kognitifnya sama dengan anak usia empat tahun.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Solopos

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online